Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menparekraf Tinjau Pusat Ekonomi Kreatif Solo

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengunjungi sejumlah pusat pengembangan ekonomi kreatif di Solo, yang telah diajukan untuk mendapat pengakuan sebagai Kota Kreatif dari UNESCO.
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 23 Juni 2014  |  19:49 WIB

Bisnis.com, SOLO—Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengunjungi sejumlah pusat pengembangan ekonomi kreatif di Solo, yang telah diajukan untuk mendapat pengakuan sebagai Kota Kreatif  dari UNESCO.

Mari beserta rombongan mengunjungi Pasar Klewer, Batik Keris serta Rempah Rumah Karya. Dia ditemani pejabat dan staf Kemenparekraf serta perwakilan pemerintah daerah setempat.

Mari mengatakan keberadaan Pasar Klewer harus dipertahankan sebagai pusat perdagangan batik yang mampu menggeliatkan ekonomi masyarakat.“Pasar Klewer harus hidup terus,” katanya Selasa (23/6/2014).

Menurutnya, berbagai jenis batik dari Solo maupun daerah lain seperti Cirebon dan Pekalongan dapat ditemukan di sana. Dia juga mengaku selalu menemukan produk baru setiap mengunjungi pasar tersebut, hal tersebut menunjukan bahwa masyarakat Solo kreatif dalam berkarya.

Di pasar tersebut, dia berdialog dengan pengurus pasar dan pedagang. Mari juga menyempatkan berbelanja kain batik, pakaian dengan bahan batik serta aksesoris.

Sementara di Batik Keris, Mari mengamati proses pembuatan batik di pabrik serta mengunjungi kantor pusat. Dia juga mendatangi salah satu toko Batik Keris.

Di Rempah Rumah Karya, Mari berdiskusi dengan orang-orang kreatif seperti arsitek, seniman, dan beberapa komunitas.

Pada hari sebelumnya yaitu Senin (24/6/2014), dia membuka gelaran Solo Batik Carnival (SBC) dan mengikuti pawai yang disambut antusias oleh masyarakat Solo.

Setelah itu, dia menyempatkan berdialog dengan perwakilan dari berbagai sanggar seni, dialog berlangsung di Sanggar Seni Semarak Candrakirana Art Center.

Menurut Mari, hasil dari UNESCO tentang Kota Kreatif akan diumumkan pada Oktober 2014. Solo, lanjutnya, diajukan untuk mendapatkan pengakuan sebagai Kota Kreatif dari UNESCO bersama Denpasar, Bandung, Yogyakarta, dan Pekalongan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

solo
Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top