Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha Mineral Keluhkan Pasokan Listrik Minim

Pengusaha mineral mengeluhkan minimnya pasokan lsitrik yang disediakan pemerintah. Pasalnya, tanpa adanya pasokan listrik yang memadai, hilirisasi mineral melalui pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian bakal lumpuh.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 30 April 2014  |  20:14 WIB
Pabrik pengolahan dan pemurnian mineral bakal lumpuh karena pasok listrik minim - JIBI
Pabrik pengolahan dan pemurnian mineral bakal lumpuh karena pasok listrik minim - JIBI

Bisnis.com,JAKARTA — Pengusaha mineral mengeluhkan minimnya pasokan lsitrik yang disediakan pemerintah. Pasalnya, tanpa adanya pasokan listrik yang memadai, hilirisasi mineral melalui pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian bakal lumpuh.

Drektur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (Apemindo), Ladjiman Damanik mempertanyakan komitmen PT. Perusahaan Listrik Negara (persero) sebaga penyedia tenaga listrik segera meningkatkan kapasitas dayanya guna mendukung hilirisasi mineral.

“Anggota kami banyak yang komplain terkait minimnya ketersediaan listrik yang ada. terutama di daerah pertambangan,” katanya dalam acara Diskusi Nasional tentang Hilirisasi Mineral dan Kelistrikan, Rabu (30/4/2014).

Dia menyebutkan selama PLN ( dalam hal ini pemerintah) tidak bisa menjamin ketersediaan pasokan listrik yang cukup, maka hilirisasi terancam jalan di tempat. Pasalnya, pengusaha enggan membangun listrik karena kuatir tidak dapat pasokan.

“Kuncinya sediakan pasokan tenaga listrik yang cukup dan stabil, baru kita bicara pembangunan smelter,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hilirisasi mineral
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top