Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konsumsi BBM PLN Masih Tinggi

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengalami kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi pembangkit listrik pada kuartal pertama 2014. Pada kuartal ini, konsumsi mencapai 1,84 juta kiloliter.
Fauzul Muna
Fauzul Muna - Bisnis.com 28 April 2014  |  13:37 WIB
Pengadaan BBM. Konsumsi PLN masih tinggi - Bisnis
Pengadaan BBM. Konsumsi PLN masih tinggi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA-PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengalami kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi pembangkit listrik pada kuartal pertama Tahun 2014. Pada kuartal ini, konsumsi mencapai 1,84 juta kiloliter.

Kepala Divisi BBM dan Gas PLN M. Suryadi Mardjoeki mengatakan konsumsi BBM untuk pembangkit listrik mencapai 1,77 kiloliter pada kuartal yang sama tahun lalu. “

Di kuartal yang sama pada 2013 mencapai 1,77 kiloliter. Konsumsi BBM pada kuartal pertama tersebut merupakan 28,75% dari target 2014,” ujarnya. Menurutnya, PLN menargetkan konsumsi BBM sebesar 6,4 juta kiloliter pada 2014.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman pernah mengatakan pemakaian BBM terbesar yakni PLTGU Belawan, Medan. Menurutnya, pemakaian BBM akan habis pada pertengahan 2014 setelah masuknya PLTU Labuhan Angin dan PLTU Nagan Raya.

Suryadi menambahkan, konsumsi BBM untuk pembangkit listrik masih tinggi disebabkan tidak adanya pasokan gas. Dirinya mencontohkan, konsumsi pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) di Belawan, Medan, yang seharusnya menggunakan gas, seluruhnya menggunakan BBM.

“Padahal tahun lalu masih ada pasokan gas dari Salamander, Sumatera Utara,” ujarnya, Rabu (23/4/2014).

Sementara untuk kawasan Indonesia Timur, paparnya, saat ini pasokan gas untuk pembangkit listrik mengalami kemandekan. “Gas hanya ada di Blok Sengkang, Sulawesi Selatan.”


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pln
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top