Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GUGATAN UU MINERBA: Pengusaha Lokal Bisa Jadi Kuli

Asosiasi Perusahaan Mineral Indonesia (Apemindo) yang tengah mengajukan gugatan terhadap Undang-undang Minerba No.4/2009 berharap memiliki peluang menang. Pasalnya, UU tersebut merugikan pelaku usaha pertambangan lokal.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 24 April 2014  |  19:23 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Mineral Indonesia (Apemindo) yang tengah mengajukan gugatan terhadap Undang-undang Minerba No.4/2009 berharap memiliki peluang menang. Pasalnya, UU tersebut merugikan pelaku usaha pertambangan lokal.

Direktur Eksekutif Apemindo Tjandra Irawan mengatakan jika pihaknya kalah dalam gugatan tersebut, maka pihak asing akan menguasai sektor pertambangan dalam negeri.

“Kalau gugatan kami tidak dikabulkan, yang terjadi adalah munculnya Freeport-Freeport kedua dan pengusaha lokal hanya menjadi kuli saja,” katanya, kamis (24/4/2014).

Dia menyebutkan indikasi kearah penguasaan asing sudah mulai terlihat seperti di penguasaan teknologi dan modal yang saat ini mayoritas didominasi oleh perusahaan asing. Sementara pelaku usaha lokal semakin terpinggirkan karena kalah bersang dengan perusahaan asing yang memiliki modal dan penguasaan yang jauh lebih tinggi tersebut.

Lebih jauh, ia menyatakan rezim perizinan yang sudah diubah oleh pemerintah dinilai tidak banyak memberi pengaruh karena pihak asing masih bebas menguasai sumber daya Indonesia. “Mulai dari konsesi hingga fasilitas pabrik pengolahan itu sebagian besar dimiliki asing,” jelasnya.

Sebagai catatan, Apemindo menilai pemerintah salah menafsirkan pasal 102 dan 103 UU No.4/2009. Asosiasi berkilah, pada pasal tersebut tidak disebutkan pelarangan ekspor mineral mentah atau bijih mineral melainkan pengendalian ekspor.

Akibat dari salah tafsir itu, ungkap Tjandra, banyak pelaku usaha pertambangan lokal yang menjadi korban. Karena itu, ia berharap gugatan yang saat ini berada di tangan Mahkamah Konstitusi segera selesai dengan kemenangan.  “Kemenangan ini penting agar kran ekspor bijih mineral bisa dibuka kembali,” pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uu minerba
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top