Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Segera Sepakati Harga PLTP dengan Pertamina

PLN akan segera menyelesaikan kesepakatan perjanjian jual beli listrik (power purchase agreement/PPA) di sembilan lokasi pembangkit listrik tenaga panas bumi yang tengah dikerjakan PT Pertamina Geothermal Energy (Persero).
Fauzul Muna
Fauzul Muna - Bisnis.com 23 April 2014  |  18:39 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—PLN akan segera menyelesaikan kesepakatan perjanjian jual beli listrik (power purchase agreement/PPA) di sembilan lokasi pembangkit listrik tenaga panas bumi yang tengah dikerjakan PT Pertamina Geothermal Energy (Persero).

Direktur utama PLN Nur Pamudji mengatakan saat ini pihaknya dan Pertamina melakukan pertemuan secara intensif.

Menurutnya, dalam setiap pertemuan selalu menghasilkan perkembangan yang baik. “Dalam minggu ini akan dicapai kesepakatan,” ujarnya, Rabu (23/4/2014).

Menurutnya, alotnya pembahasan dikarenakan PLN menginginkan kisaran harga US$0,08 per kWh. Sementara itu, Pertamina menginginkan harga yang lebih tinggi.

Ketika ditanya apakah akan ada kenaikan harga atau tidak, pihaknya menjawab akan ada kenaikan harga. “Yang pasti di atas US$0,08 per kWh.”

Proyek senilai Rp15 triliun tersebut akan dibangun di sembilan tempat dengan kapasitas total 600 megawatt.

Antara lain PLTU Lumut Balai tahap I dan II berkapasitas 110 megawatt (MW), PLTP Lumut Balai tahap III dan IV dengan kapasitas 110 MW, PLTP Ulu Belu berkapasitas 110 MW, PLTP Lahendong berkapasitas 40 MW.

Selanjutnya PLTP Kamojang berkapasitas 30 MW, PLTP Kotamobagu dengan kapasitas 40 MW, PLTP Hululais 110 MW, PLTP Sungai Penuh berkapasitas 55 MW, dan PLTP Karaha berkapasitas 50 MW.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembangkit listrik
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top