Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tahun Politik, Pasar Butuhkan 24 Miliar Liter Minuman Siap Saji

Pengusaha minuman ringan memperkirakan konsumsi air minuman siap saji di Indonesia tahun ini bisa mencapai 24 miliar liter, menyusul permintaan minuman ringan siap saji.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 23 Februari 2014  |  12:25 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -Tahun 2014 yang merupakan tahun politik diperkirakan akan mendongkrak kebutuhan konsumsi minuman cepat saji hingga hingga 9% dibanding tahun 2013.

Pengusaha minuman ringan memperkirakan konsumsi air minuman siap saji di Indonesia tahun ini bisa mencapai 24 miliar liter, menyusul permintaan minuman ringan siap saji.

Minuman siap saji antara lain minuman teh dalam kemasan, minuman berkarbonasi atau soda, air minuman dalam kemasan dan di luar jenis itu berupa jus, kopi, susu dan isotonik.

”Kami tetap optimistis tumbuh 9%. Konsumsi masyarakat akan bertambah di tahun politik, maka kami terus genjot produksi,” papar Ketua Umum Asosiasi Industri Minuman Ringan, ASRIM, Triyono Prijosoesilo kepada Bisnis, Minggu (23/2/2014).

Kendati mengalami kenaikan produksi tahun ini, Triyono memperkirakan laba yang diperoleh pelaku usaha terlalu tipis.

Pasalnya, kenaikan listrik bagi industri dan melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sangat berdampak pada industri ini.

”Mau tidak mau pengusaha tetap memproduksi walau pun marginnya tipis,” ujarnya.

Pihaknya mengharapkan pemerintah menyadari kondisi ekonomi domestik yang kian terpuruk karena beragam faktor.

Langkah yang seharusnya dilakukan, kata dia, adalah menunda kenaikan TDL bagi industri sedang dan besar yang rencananya diberlakukan bertahap mulai Mei 2014.

”Apalagi bahan baku kemasan minuman sebagian besar masih impor. Kami beli bahan baku impor dengan dolar tapi harus menjual dalam rupiah. Kondisi ini makin memusingkan pelaku industri,” terangnya.

Produksi Minuman Ringan

Tahun                    Total(Miliar Liter)

2009                          16,34

2010                          17,53

2011                          18,86

2012                          20,36

2013                          22,05

2014*                         24

Sumber: ASRIM, diolah.

Keterangan *: perkiraan 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri mamin
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top