Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PU Mobilisasi Peralatan ke Lokasi Bencana Erupsi Gunung Kelud

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memobilisasi peralatan untuk tanggap darurat erupsi Gunung Kelud, Jawa Timur.
Dimas Novita Sari
Dimas Novita Sari - Bisnis.com 16 Februari 2014  |  13:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memobilisasi peralatan untuk tanggap darurat erupsi Gunung Kelud, Jawa Timur.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian PU Danis H. Sumadilaga  mengatakan peralatan tersebut berupa alat untuk melayani kebutuhan air bersih dan sanitasi, serta alat berat yang disiapkan untuk meminimalkan kerusakan dan memperbaiki apabila terjadi kerusakan infrastruktur.

“Kemarin [Sabtu] dari Jakarta dikirim 300 hidran umum, dua mobil tangki air dan satu unit kendaraan operasional,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (16/2/2014).

Kemudian, dari Semarang dikirim 300 unit WC knocked-down. Selain itu dua mobil tangki air (MTA), dua dumptruck, 25 WC knocked-down dan 10 hidran umum (HU), yang semuanya sudah tiba di Surabaya.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kediri juga akan mengirimkan peralatan berupa dua dump truck, satu wheel loader, satu bulldozer, dan dua excavator.

“Semua peralatan di kumpulkan di Pos Paron di Kabupaten Kediri, termasuk  peralatan dari instansi lain dan pengaturannya dikoordinasikan oleh BPBD daerah,” tambah Danis.

Sementara itu, di bidang infrastruktur jalan dan jembatan, Ditjen Bina Marga telah menyiapkan berupa satu unit grader, satu unit loader,satu truk tangki air, dan dua motor grader.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian pekerjaan umum gunung kelud
Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top