Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengusaha Beromzet di Bawah Rp4,8 Miliar Kini Bisa Bayar PPh di ATM

Ditjen Pajak bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia menggelar sosialisasi fasilitas pembayaran PPh sebesar 1% bagi pengusaha dengan peredaran omzet tidak lebih dari Rp4,8 miliar per tahun melalui ATM.
Ringkang Gumiwang
Ringkang Gumiwang - Bisnis.com 11 November 2013  |  11:20 WIB
/Bisnis
/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Ditjen Pajak bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia menggelar sosialisasi fasilitas pembayaran pajak penghasilan (PPh) sebesar 1% bagi pengusaha dengan peredaran omzet tidak lebih dari Rp4,8 miliar per tahun melalui ATM.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Kismantoro Petrus mengatakan syarat untuk melakukan pembayaran melalui ATM ini a.l. harus memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan rekening bank terlebih dahulu.

"Syarat harus dipenuhi terlebih dahulu. Selain itu, bank yang dapat melayani pembayaran ATM ini baru empat bank yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA," ujarnya di Novotel Mangga Dua Square, Jakarta, Senin (11/11/2013)

Dia juga menambahkan pengusaha yang dikenakan pajak 1% tersebut a.l bukan dari pekerjaan bebas atau profesi, bukan diterima atau diperoleh dari luar negeri, yang tidak dikenai PPh yang bersifat final dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan yang tidak dikecualikan sebagai objek pajak.

Adapun, pengusaha bila membutuhkan keterangan lebih lanjut dapat menghubungi kring pajak 500200, kantor pelayanan pajak terdekat atau laman Ditjen Pajak yakni www.pajak.go.id.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pajak pph
Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top