Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KOMODITAS HORTIKULTURA: Plant Based System Bisa Maksimalkan Produksi

BISNIS.COM,JAKARTA -- Kementerian Pertanian berencana memaksimalkan produksi hortikultura penerapan plant based system.Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengatakan penerapan sistem tersebut bisa menjamin kontinuitas produksi."Produk horti untuk
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 24 April 2013  |  19:18 WIB

BISNIS.COM,JAKARTA -- Kementerian Pertanian berencana memaksimalkan produksi hortikultura penerapan plant based system.

Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengatakan penerapan sistem tersebut bisa menjamin kontinuitas produksi.

"Produk horti untuk pasar luar negeri bukan persoalan harga saja, tetapi juga kontinuitas barang itu," ujarnya, Rabu (24/4).

Plant based system, lanjutnya, dilakukan dengan spesialisasi jenis tanaman di suatu daerah tertentu. Dengan sistem tersebut petani yang berada di sebuah kawasan dan tergabung dalam satu kelompok tani bisa melakukan perencanaan produksi yang lebih baik.

Rusman menambahkan saat ini petani cenderung untuk menanam satu produk secara berbarengan. Sistem tersebut, lanjutnya, tidak bisa menjamin kontinuitas produksi.


"Petani di kawasan yang sama dan berada dalam satu kelompok tani, bisa diatur penananamannya. Dengan demikian, alur produksi bisa menjamin kontinuitas produksi," jelasnya.

Selain lemah dari sisi kontinuitas, sistem pertanian yang ada saat ini berimbas pada fluktuasi harga. Saat panen dilakukan, lanjutnya, harga komoditas bakal anjlok karenan membanjirnya pasokan.

Rusman menambahkan pengelolaan sektor hortikultura dengan plant based system bakal memperkuat jaringan. Menurutnya, spesialisasi satu jenis tanaman di satu daerah bakal memudahkan pemetaan daerah penghasil komoditas.

"Kalau ini bisa kita kembangkan mudah-mudahan sektor agribisnis lebih konkrit lagi hasilnya. Petani juga semakin tahu potensi pasarnya, bahkan ada juga pembeli yang menjemput bola," imbuhnya.

Sistem pemasaran produk hortikultura saat ini disebut Rusman lebih berorientasi ke pasar tradisional. Menurutnya, hal tersebut belum bisa memberikan kepastian bagi petani dan mendorong mereka untuk tetap mau menanam produk hortikultura.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agribisnis hortikultura kementan buah sayuran

Sumber : Kholikul Alim

Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top