Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kompensasi Pembatasan SUBSIDI BBM Diputuskan Malam Ini

BISNIS.COM,JAKARTA -- Pemerintah sedang menyiapkan bentuk kompensasi terkait dikuranginya subsidi BBM, agar tidak berdampak luas nantinya.Namun, bagaimana bentuk kompensasi itu masih dirumuskan. Apakah nantinya dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT),
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 12 April 2013  |  18:47 WIB

BISNIS.COM,JAKARTA -- Pemerintah sedang menyiapkan bentuk kompensasi terkait dikuranginya subsidi BBM, agar tidak berdampak luas nantinya.

Namun, bagaimana bentuk kompensasi itu masih dirumuskan. Apakah nantinya dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT), atau menambah kuantum program penanggulangan kemiskinan yang sudah ada.

"Berapa besar kompensasi berkurangnya subsidi BBM ini juga belum tahu. Semua itu masih belum diputuskan. Kami akan mengadakan rapat nanti malam," kata Menko Kesra Agung Laksono hari ini, Jumat (12/4) di Jakarta.

Subsidi BBM, lanjutnya, nantinya untuk kendaraan yang digunakan bagi kepentingan rakyat banyak, seperti angkutan umum, dan ambulans.

Menko Kesra menjelaskan pengurangan subsidi ini untuk mengurangi beban anggaran, sehingga tidak mengganggu fiskal negara.

Saat ini, tambahnya, pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp60 triliun lebih untuk program penanggulangan kemiskinan. Jumlah itu di luar berbagai subsidi lain, seperti subsidi pupuk, pendidikan, listrik, dan sebagainya.

Menurut Agung, subsidi ini untuk kepentingan nasional yang lebih luas.

Sekarang ini setiap 1 liter BBM premium, disubsidi sebesar Rp3.700 oleh pemerintah. Untuk membuat 1 liter premium, total biayanya Rp8.200, untuk produksi termasuk biaya jual dan pajak.

"Jika dijual ke masyarakat Rp4.500/liter, berati pemerintah memberi subsidi Rp3.700/liter," ungkap Agung.

Dia menjelaskan anggaran subsidi BBM dan listrik, pada APBN 2013 mencapai Rp 316,1 triliun.

"Jika anggaran ini digunakan untuk meningkatkan kemampuan sektor keenergian, seperti memperbanyak kilang minyak, atau peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik lainnya, tentunya hasilnya lebih dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga BBM blt premium

Sumber : Rahmayulis Saleh

Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top