Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pelepasan 9.686 Ton Bawang Putih Tunggu Sinyal Hatta Rajasa

BISNIS.COM, JAKARTA-Kementerian Perdagangan mengisyaratkan akan melepas 332 kontainer berisi 9.686 ton bawang putih impor yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, ke pasaran setelah mendapat pertimbangan dari Menko Perekonomian Hatta Rajasa
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 15 Maret 2013  |  21:10 WIB
Pelepasan 9.686 Ton Bawang Putih Tunggu Sinyal Hatta Rajasa
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA-Kementerian Perdagangan mengisyaratkan akan melepas 332 kontainer berisi 9.686 ton bawang putih impor yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, ke pasaran setelah mendapat pertimbangan dari Menko Perekonomian Hatta Rajasa akhir pekan ini.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan pihaknya bersama Kementerian Pertanian sudah mencapai kata sepakat untuk memberikan kelonggaran terhadap bawang putih yang tiba di pintu masuk tanpa dokumen impor yang lengkap itu.

Kemendag mencatat terdapat 531 kontainer bawang putih impor yang tertahan di Tanjung Perak.

Sebanyak 332 kontainer diantaranya teridentifikasi milik importir terdaftar (IT) hortikultura, tetapi belum mengantongi rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) dan surat persetujuan impor (SPI) saat tiba di pelabuhan.

Terhadap barang itu, Kementan dan Kemendag mengambil penyikapan khusus dengan menerbitkan RIPH dan SPI sehingga dapat dikeluarkan segera dari pelabuhan dan digelontorkan ke pasar.

Adapun sisanya masih diinventarisasi apakah perusahaan pemilik kontainer diakui sebagai IT hortikultura. Jika tidak, maka barang impor tersebut akan dilelang, sedangkan pemiliknya akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku.

“Penyikapan ini akan kami laporkan ke Menko Perekonomian dan Bapak Presiden. Insya Allah kalau tidak malam ini, ya besok, saya dan Menteri Pertanian akan mengeluarkan kebijakan yang bisa memfasilitasi pengeluaran barang dari pelabuhan. Dengan ini dikeluarkan, harapannya harga produk bisa dijangkau masyarakat luas,” katanya seusai inspeksi mendadak di Pasar Induk Kramat Jati, Jumat petang (15/3/2013).

Hingga Jumat malam, belum ada keputusan final mengenai nasib ratusan kontainer yang sudah berminggu-minggu tertahan itu. (08)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gita wirjawan kementerian perdagangan kementerian pertanian bawang putih tanjung perak

Sumber : Sri Mas Sari

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top