Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PASOK DAGING: Stok Sapi Bakal Dihitung Ulang

BISNIS.COM, JAKARTA--Pemerintah akan menghitung ulang stok sapi potong lokal guna memastikan pasok daging sapi.
M. Kholikul Alim
M. Kholikul Alim - Bisnis.com 05 Maret 2013  |  16:05 WIB
PASOK DAGING: Stok Sapi Bakal Dihitung Ulang
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA--Pemerintah akan menghitung ulang stok sapi potong lokal guna memastikan pasok daging sapi.

“Kami akan dalami apakah data Badan Pusat Statistik termasuk dalam potensi suplai atau memang ada faktor budaya yang mempengaruhi. Kami akan tindaklanjuti,” ujar Mentan Suswono selepas membuka Rapat Panitia Nasional Codex, Selasa (5/3/2013).

Berdasarkan data Badan Pusat Statitistik jumlah ternak yang potensial untuk dipotong hanya 2,94 juta ekor, atau setara dengan 17,58% dari total populasi sapi dan kerbau sebanyak 16,73 juta ekor. Stok tersebut jauh di bawah populasi sapi dan kerbau potong yang jumlahnya mencapai 14,82 juta ekor.

Potensi stok merupakan kombinasi dari 90% persen sapi dan kerbau jantan dewasa plus sapi dan kerbau betina yang sudah tidak produktif. Adapun 10% sapi jantan dewasa yang tidak dihitung ke dalam stok digunakan sebagai pejantan kawin alami.

Meski demikian, Kementan tetap optimistis pasokan lokal mampu memenuhi 85% kebutuhan daging sapi nasional.

"Data kami berdasarkan kajian dari IPB (Institut Pertanian Bogor) dan melibatkan para ahli serta stakeholder. Berdasarkan kajian itu pasokan lokal memungkinkan untuk bisa menyuplai 80-85% kebutuhan,” imbuhnya.

Merujuk proyeksi neraca konsumsi daging sapi, kebutuhan daging tahun ini diperkirakan mencapai 549.700 ton. Sekitar 474.400 di antaranya diprediksi bisa dipenuhi pasokan lokal, sedangkan sisanya sebanyak 80.000 ton bakal dipenuhi dari impor.

Proyeksi tersebut banyak dipertanyakan oleh para pelaku industri. Pasalnya dari kepemilikan 5,7 juta peternak atas 14,52 juta ekor sapi dan kerbau diramal bakal mempersulit pasokan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Syukur Iswantoro mengatakan pihaknya terus menjalankan berbagai program untuk meningkatkan populasi sapi lokal.

Beberapa langkah yang ditempuh a.l pengendalian impor untuk menstabilkan harga daging sapi guna mendorong gairah peternak, penyelamatan sapi betina produktif, penanganan gangguan reproduksi, dan optimalisasi inseminasi buatan. Kementan juga berencana memperbaiki distribusi sapi dari kantong produksi ke daerah konsumsi serta merevitalisasi Rumah Potong Hewan (RPH). (msb)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daging sapi sapi ternak

Sumber : M. Kholikul Alim

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top