Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUMBER DAYA AIR: Indonesia Perlu Banyak Belajar Dari Jepang

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum  sangat membutuhkan pengalaman Jepang dalam hal pengembangan Infrastruktur, khususnya sumber daya air. "Kami ingin lebih banyak belajar pengolahan sumber daya air seperti water resources management,"
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Januari 2013  |  04:35 WIB

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum  sangat membutuhkan pengalaman Jepang dalam hal pengembangan Infrastruktur, khususnya sumber daya air.

 "Kami ingin lebih banyak belajar pengolahan sumber daya air seperti water resources management," ujarnya usai menerima kedatangan Wamen PU Jepang, Selasa (29/1).

Penambahan pengetahuan tersebut, lanjutnya, bisa didapat dari kunjungan resmi, seminar, ataupun workshop.

"Kami sudah memiliki hubungan kerja sama yang erat sejak 1960," tambahnya.

Kendati demikian, Djoko berusaha untuk meminimalisir dan tidak terlalu mengharapkan bantuan berupa pinjaman dari luar negeri.

"Kalau tidak mendesak, ya tidak kami usahakan. Akan tetapi kalau dipermudah dan tidak terikat, tentunya akan membantu," tuturnya.

 Kementerian Pekerjaan Umum Jepang menyatakan kesiapannya dalam membantu pembangunan infastruktur di Indonesia melalui pinjaman.

 Wakil Kementerian Pekerjaan Umum Jepang Shigeru Kikukawa mengatakan pihaknya selalu ingin turut serta dalam membantu proyek infrastruktur di Indonesia.

"Kami selalu siap membantu, akan tetapi semuanya tergantung dari keputusan pemerintah Indonesia," ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian PU, hingga saat ini Jepang memberikan pinjaman ke pada Kementerian PU mencapai Rp2,1 triliun.

Pada tahun anggaran 2013 tercatat sejumlah proyek akan didanai oleh loan JICA. Antara lain jalan akses tol Tanjung Priuk senilai Rp527 miliar, Irigasi Komering, Sumatera Selatan Rp267 miliar, dan penanganan limbah pasar Rp57 miliar.
   


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Dimas Novita Sari, Thomas Mola

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top