Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TOL MEDAN-KUALA NAMU-TEBING TINGGI: Ditargetkan beroperasi pada 2015

- Bisnis.com 24 Januari 2013  |  20:43 WIB
JAKARTA--Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Ghani Gazaly mengatakan tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi diperkirakan akan dapat beroperasi pada pertengahan 2016. 
 
"Pada akhir 2013 kemungkinan konstruksi baru bisa dimulai," ujarnya melalui pesan singkatnya kepada Bisnis, Kamis (24/1). 
 
Menurutnya, proses pembangunan akan memakan waktu 2,5 tahun. Adapun saat ini masih dalam tahap prakualifikasi. 
 
Sayangnya, Ghani belum dapat menjelaskan kapan pengumuman investor yang dapat mengikuti tender proyek jalan tol di Sumatra Utara tersebut. 
 
Saat ini, lanjutnya, jalan arteri non-tol yang terdiri dari dua lajur di masing-masing ruas menjadi fungsi utama untuk akses jalan ke Bandara Kuala Namu. 
 
"Karena jalan arteri yang lebih dulu jadi, maka akan dilayani jalan tersebut," tambahnya. 
 
Sementara itu, Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto mengatakan pembangunan tol menuju Bandara Kuala Namu memang belum dilakukan. 
 
"Baru ground breaking, memang belum dilakukan pembangunan," katanya. 
 
Menurutnya, saat ini akses jalan yang diutamakan yakni jalan non tol dan kereta api. 
 
"Kalau jalan non-tolnya hampir rampung. Hanya tinggal 5% tanah yang belum terbebaskan, sekitar 200 meter, dan diharapkan akhir tahun ini kondisi jalan bisa sangat baik," ujarnya. 
 
Untuk pembangunan tahap II jalan non-tol, lanjutnya, sedang dilakukan pelelangan. Adapun penentuan pemenangnya, Djoko belum dapat memastikannya. 
(faa)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top