Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PASCA-MDGs 2015: Penyusunan Rencana Pembangunan Perlu Libatkan Masyarakat

JAKARTA—Lembaga swadaya masyarakat mendesak pemerintah Indonesia untuk melibatkan masyarakat luas dalam penyusunan rencana Pembangunan Paska 2015 saat Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) telah tercapai.Menurut International NGO Forum on Indonesian
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Januari 2013  |  02:53 WIB

JAKARTA—Lembaga swadaya masyarakat mendesak pemerintah Indonesia untuk melibatkan masyarakat luas dalam penyusunan rencana Pembangunan Paska 2015 saat Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) telah tercapai.

Menurut International NGO Forum on Indonesian Development (Infid), penunjukkan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada Mei 2012 sebagai salah satu Ketua Panel Tingkat Tinggi untuk penyusunan tersebut memberikan kesempatan besar untuk melibatkan warga negara Indonesia.

“Keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan akan memastikan bahwa Indonesia sudah dalam arah yang tepat untuk mencapai tujuan pembangunan yang disepakati bersama,” kata Sugeng Bahagijo, direktur eksekutif Infid pada Selasa (22/1).

Seratus orang perwakilan dari lembaga swadaya masyarakat dan berbagai komunitas dari seluruh Indonesia hadir dalam konsultasi nasional untuk Agenda Pembangunan Paska 2015 yang diselenggarakan di Jakarta pada 22-23 Januari 2012.

“Rancangan pembangunan paska 2015 harus disusun dengan inklusif dan partisipatif untuk semua masyarakat dan memenuhi suara masyarakat yang terkena dampak dari kemiskinan dan ketidakadilan,” sambung Sugeng yang hadir dalam acara tersebut. (if)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top