Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI PENERBANGAN: Pembatasan jam terbang pilot asing dipersoalkan

JAKARTA--Peraturan mengenai pembatasan jam terbang minimum pilot asing dinilai tidak menjawab kebutuhan di industri penerbangan nasional, yang perlu diatur adalah mengenai program pelatihan pilot.
- Bisnis.com 21 Januari 2013  |  18:42 WIB

JAKARTA--Peraturan mengenai pembatasan jam terbang minimum pilot asing dinilai tidak menjawab kebutuhan di industri penerbangan nasional, yang perlu diatur adalah mengenai program pelatihan pilot.

Direktur Operasi Garuda Indonesia Capten Novianto mengatakan peraturan baru mengenai pembatasan jam terbang minimum bagi pilot asing yang akan bekerja di maskapai Tanah Air ini tujuannya untuk mengurangi kecelakaan karena pilot tidak mengenal medan.

"Namun, pembatasan pilot asing ini sebenarnya tidak menjawab kebutuhan kita, karena yang sebenarnya harus diatur adalah mengenai program training, pelatihan," kata Novianto di kantor PT GMF AeroAsia, Cengkareng, Banteng, Senin (21/1/2013).

Dia menjelaskan yang perlu diatur adalah masalah training program, yakni soal persyaratan masuk, jumlah waktu pelatihan dan bentuk pelatihannya.

Menurutnya, pengaturan pilot itu yang penting soal keahliannya. "Yang penting itu pengalaman pilot. Kalau pilot asing dibatasi jam terbang minimum 250 jam pada tipe pesawat yang akan dibawanya, kita tidak akan punya kesempatan sebagai first launcher untuk pesawat tipe baru yang belum ada memakainya di dunia," kata Novianto.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Berliana Elisabeth S.

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top