Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IMO: Lindungi awak kapal & penumpang dari bajak laut

JAKARTA—International Maritime Organization, organisasi maritim internasional, tetap mendesak pemilik kapal, perusahaan pelayaran, operator kapal, nakhoda dan kru melindungi kapal dan penumpang dari bajak laut meski aksi perompak menurun.External
- Bisnis.com 20 Januari 2013  |  20:45 WIB

JAKARTA—International Maritime Organization, organisasi maritim internasional, tetap mendesak pemilik kapal, perusahaan pelayaran, operator kapal, nakhoda dan kru melindungi kapal dan penumpang dari bajak laut meski aksi perompak menurun.

External Relation Officer International Maritime Organization (IMO) Natasha Brown mengatakan desakan IMO itu agar seluruh pihak yang terlibat bisa mengambil langkah tepat dan direkomendasikan organisasi itu untuk melindungi kapal dan kru dari bajak laut dan perompak bersenjata.

Langkah yang direkomendasikan IMO itu tercantum dalam sebuah pedoman Praktek Manajemen Terbaik untuk Perlindungan terhadap Bajak Laut Somalia atau Best Management Practices for protection against Somalia-based piracy (BMP 4).

Dalam panduan BMP4 yang disusun pada Agustus 2011 itu tercantum lokasi—lokasi dengan potensi bajak laut tertinggi berikut dengan langkah—langkah antisipasi dan pedoman lainnya.

“Agar mereka mengambil langkah tepat dan yang kami rekomendasikan melalui implementasi berkelanjutan yang tertuang dalam BMP4,” kata Brown dalam surat elektronik, Minggu (20/1).

Pihaknya bersama dengan sejumlah badan atau asosiasi internasional yang terkait dengan industri pelayaran juga tetap mendesak penerapan langkah berkesinambungan dalam anti pembajakan agar tetap dilakukan.

Meski diakui, percobaan serangan kapal oleh bajak laut Somalia yang beroperasi di Teluk Aden dan Samudera Hindia Barat mulai berkurang dalam beberapa waktu belakangan ini.

Sejumlah asosiasi itu adalah asosiasi internasional operator kapal dagang (International Chamber of Shipping/ICS), BIMCO atau Baltic and International Maritime Council, asosiasi perusahaan minyak (Oil Companies International Marine Forum/OCIMF), dan asosiasi pemilik tanker dunia (International Association of Independent Tanker Owners/ INTERTANKO).

Selain itu asosiasi pemilik kapal (International Association of Dry Cargo Shipowners/INTERCARGO), International Parcel Tankers Association atau IPTA, dan International Shipping Federation atau ISF.

Brown menegaskan penurunan perompak itu diduga karena adanya kombinasi sejumlah faktor mulai dari hadirnya pasukan angkatan laut yang mengganggu operasi bajak laut, pelaksanaan langkah perlindungan diri kapal dagang, hingga mulai bertambahnya kesadaran situasional terhadap ancaman bajak laut.

Faktor lainnya adalah implementasi tindakan tegas yang dilakukan oleh otoritas di Somalia yang lebih efektif dari sebelumnya ditambah dengan adanya dukungan masyarakat internasional.

Meski turun, Brown menegaskan solusi jangka panjang guna mengatasi bajak laut ialah dengan membangun pemerintahan yang efektif dan melaksanakan aturan hukum di Somalia.

“Meski turun, saat ini tidak ada ruang untuk berpuas diri dulu. Setiap penurunan tingkat perlindungan kapal dari bajak laut bisa membuat mereka datang lagi. Pembajakan harus terus ditekan termasuk dengan tindakan kuat oleh angkatan laut di dunia sesuai dengan hukum internasional,” tegasnya.

Pada awal tahun ini IMO memperkirakan lebih dari 1.000 nyawa hilang di laut per tahun dalam 5 tahun terakhir salah satunya akibat serangan bajak laut.

IMO mencatat pada tahun lalu, diperkirakan 1.000 orang menghilang terdiri dari 100 orang di sektor perikanan, 400 orang di pelayaran domestik, dan 500 orang di kategori lain termasuk pelayaran internasional. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top