MERPATI TERGELINCIR: Evakuasi Merpati Rampung, Bandara Lombok Kembali Normal

MATARAM-Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Lombok (BIL) kembali normal setelah sempat ditutup menyusul tergelincirnya pesawat Merpati jenis M60 dengan nomor penerbangan MZ 6061 pada pukul 11.55 WITA hari ini (31/12).
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Desember 2012  |  15:16 WIB

MATARAM-Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Lombok (BIL) kembali normal setelah sempat ditutup menyusul tergelincirnya pesawat Merpati jenis M60 dengan nomor penerbangan MZ 6061 pada pukul 11.55 WITA hari ini (31/12).

 

“Sudah kembali normal, dan penerbangan kembali lancar karena proses evakuasi sudah rampung pukul 15.00 Wita,” kata Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi NTB Ridwan Syah, usai berkoordinasi dengan General Manager PT Angkasa Pura I BIL Pujiono.

Manajemen Angkasa Pura I BIL sempat menutup sementara aktivitas penerbangan karena pesawat Merpati yang tergelincir itu harus dievakuasi. Pesawat Merpati yang mengangkut 48 orang penumpang itu, tergelincir sesaat setelah mendarat.

 

Namun, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden tersebut, karena proses pendaratan sudah terjadi dan pesawat tergelincir saat hendak keluar dari landasan pacu menuju tempat parkir.

Ketika pesawat Merpati itu hendak memutar dari runway menuju taxiway, ban depannya terperosok ke bahu jalan hingga berhenti di landasan tanah berumput.

 

Pilot Ahmad Ansori dan kopilot Erwin Y kesulitan mengarahkan pesawat itu ke jalur yang benar karena ada kerusakan hidrolik di roda pesawat sehingga insiden pesawat tergelincir tak bisa dihindari.

Saat berita ini disiarkan, aktivitas penerbangan di BIL sudah kembali normal, proses evakuasi pesawat Merpati dari lokasi tergelincir sudah dirampungkan manajemen PT Angkasa Pura I BIL yang dibantu Tim Badan SAR Nasional (Basarnas).

 

BIL melayani penerbangan domestik seperti Garuda Indonesia, Merpati, Lion Air, Wings Air, Batavia Air, Adam Air, Trigana Air dan rute internasional dilayani oleh AirAsia dan Silk Air.

BIL berada pada kawasan seluas 551 hektare,memiliki landasan pacu 2.750 meter x 40 meter yang mampu didarati pesawat Airbus 330 atau Boeing 767 dan dapat menampung 10 unit pesawat di lapangan parkir (apron). (antara/yus)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top