SEKTOR MIGAS: Lanjutkan eksplorasi, Pertamina EP targetkan bor 28 sumur tahun depan

JAKARTA: PT Pertamina EP merencanakan pengeboran 28 sumur eksplorasi pada tahun depan dan melakukan survey seismik 2D sepanjang 817 km dan 3D seluas 1.488 km2.Manager Humas Pertamina EP Agus Amperianto mengatakan penemuan cadangan migas sepanjang 2012
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Desember 2012  |  18:15 WIB

JAKARTA: PT Pertamina EP merencanakan pengeboran 28 sumur eksplorasi pada tahun depan dan melakukan survey seismik 2D sepanjang 817 km dan 3D seluas 1.488 km2.Manager Humas Pertamina EP Agus Amperianto mengatakan penemuan cadangan migas sepanjang 2012 cukup bagus. Sampai dengan awal Desember, Pertamina EP telah menyelesaikan survey seismic terealisasi sepanjang 3.645 km (260%) untuk seismik 2D dan sebesar 2.285 km2 (114%) untuk seismik 3D.Adapun pemboran sumur eksplorasi yang berhasil diselesaikan sebanyak 22 sumur (7 sumur wildcat, 14 sumur delineasi serta 1 sumur twin-well) dan 8 sumur dalam tahap operasi pemboran (on going).“Untuk 2013, Pertamian EP merencanakan pemboran 28 sumur eksplorasi,” kata Agus dalam siaran pers yang diterima Bisnis hari ini, Selasa (25/12).Selain itu, melalui penerapan konsep intra field exploration, perusahaan juga berhasil menemukan hidrokarbon di wilayah Sumatera. Penemuan ini dibuktikan dengan pemboran eksplorasi di wilayah Binjai, Sumatera Utara dan Prabumulih, Sumatera Selatan. Menurut Agus, penemuan cadangan baru ini menambah optimisme Pertamina EP dalam pencarian cadangan migas baru di wilayah kerjanya.Hasil uji produksi pada sumur Benggala (BGL-1) di Binjai didapati kandungan migas terdiri dari gas sebesar 13,2 MMscfd dan kondensat sebesar 857,5 BCPD. Sedangkan uji produksi di sumur Hibiscus Selatan (HBS-1) berhasil mengalirkan minyak sebesar 111,9 BOPD dan gas 0,2 MMscfd.Pemboran Sumur Eksplorasi Benggala (BGL) – 1 memiliki kedalaman 3.150 MD (meter deep) pada obyektif reservoir Formasi Tampur, Parapat dan Belumai. Dengan adanya penemuan minyak dan gas di Formasi Tampur, Parapat dan Belumai diharapkan menjadi trigger untuk melakukan evaluasi yang lebih intesif dalam mencari potensi dan peluang Eksplorasi hidrokarbon serupa di Area Sumatra Utara.Pemboran eksplorasi ini merupakan usaha untuk mengaktifkan kembali kegiatan eksplorasi di Blok NAD-Sumbagut yang selama 7 tahun tidak ada kegiatan Eksplorasi. Struktur Benggala terletak di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Binjai Barat atau sekitar 7 Km dari Kota Binjai, masuk dalam Kabupaten Binjai Sumatra Utara.Tindak lanjut dari penemuan ini akan dilakukan evaluasi sub-surface pasca Pemboran BGL-1 dan hasilnya akan digunakan sebagai dasar untuk rencana penentuan Put On Production, pemboran delineasi maupun survey seismik 3D. (arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Riendy Astria

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top