Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERLINDUNGAN KONSUMEN: Harga Berbeda di Rak & Kasir, Carrefour kena denda

HONG KONG--Kantor berita Xinhua melaporkan Carrefour SA, peritel kedua terbesar di dunia, akan didenda setelah inspektur lokal menemukan sebuah toko di China utara mengenakan harga yang salah kepada konsumen.Pada hari Minggu (16/12) Xinhua, dengan mengutip
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 Desember 2012  |  00:00 WIB

HONG KONG--Kantor berita Xinhua melaporkan Carrefour SA, peritel kedua terbesar di dunia, akan didenda setelah inspektur lokal menemukan sebuah toko di China utara mengenakan harga yang salah kepada konsumen.Pada hari Minggu (16/12) Xinhua, dengan mengutip Song Jianhu, pejabat biro harga di Taiyuan, ibukota provinsi Shanxi, menulis bahwa Carrefour akan menerima denda sebesar 50.000 yuan (US$8.000) sampai 500.000 yuan.Dai Wei, wakil presiden Carrefour China, telah setuju untuk menerima hukuman dari biro, ungkap Xinhua mengutip kata-kata Song.Liu Huanyu, juru bicara humas eksternal dari Blue Focus, mengatakan Carrefour telah melakukan kontak dengan biro harga Taiyuan terkait bagaimana masalah ini akan ditangani dan akan terus bekerja sama dengan departemen tersebut. "Belum diputuskan apakah akan ada denda," katanya.Xinhua menyebutkan seorang konsumen mengeluh kepada pemerintah daerah setelah melihat perbedaan antara harga yang ditampilkan di rak dan yang dibebankan oleh kasir di outlet Carrefour.Carrefour pekan lalu mengatakan pihaknya meminta maaf atas kesalahan, yang merupakan kasus individu dan "kesalahan kerja yang tidak disengaja."Hari ini Xinhua juga melaporkan bahwa outlet Taiyuan juga ditemukan telah menggunakan iklan yang menyesatkan, gagal untuk memberikan informasi yang akurat mengenai penjualan dan barang yang diizinkan untuk diproduksi di daerah-daerah yang tidak sesuai dengan spesifikasi perusahaan.Carrefour menyatakan telah mengirimkan tim untuk memeriksa toko dan untuk memastikan mereka mengikuti proses perusahaan.(Bloomberg/Mtb/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top