Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROYEK LISTRIK: IIF beri pendampingan di Sulawesi Tengah

Linda Tangdialla
Linda Tangdialla - Bisnis.com 14 Desember 2012  |  02:30 WIB
JAKARTA: PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) akan segera memberikan pendampingan untuk proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga Panas Bumi (PLTP)di Sulawesi Tengah.
 
Hal itu menyusul ditandatanganinya memorandum of understanding (MOU), untuk penjaminan pemanfaatan fasilitas dana geothermal (FDG), dengan Pemprov Sulawesi Tengah hari ini.
 
Proyek itu sendiri, akan dibangun dua lokasi yakni di Kabupaten Sigi dan kota Palu Propinsi Sulawesi Tengah.
 
Pendampingan dilakukan karena proyek itu akan digarap dengan skema kerjasama pemerintah swasta, dan mendapatkan dana FDG.
 
Kerjasama dalam rangka pemanfaatan FDG untuk WKP Borapulu yang diatur dalam kedua MoU tersebut, meliputi antara lain koordinasi dan mekanisme kerja panitia pelelangan.
 
Selain itu penyiapan dan pelaksanaan proses lelang, baik untuk Izin Usaha Pertambangan Panas Bumi (IUP) WKP Borapulu maupun untuk PLTP KPS.
 
Direktur Utama IIF, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pendampingan dan asistensi akan diberikan baik pada Pemprov Sulawesi Tengah, dan PT PLN (Persero).
 
Adapun prosesnya akan dilakukan sejak studi kelayakan, sampai dengan pelaksanaan pelelangan WKP dan badan usaha pembangunan PLTP Borapulu.
 
"Rencana ini, sebagai tugas IIF dalam menunjang pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya yang menggunakan skema KPS, dengan mengambil peran sebagai transaction advisor," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (13/12/2012).  (ra)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top