Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERTAMINA EP: Siapkan Rp220 miliar, garap 11 sumur di Bunyu

BUNYU, Kaltim--PT Pertamina EP Field Bunyu berencana membuka 10 sumur eksploitasi dan 1 sumur eksplorasi pada 2013 dengan perkiraan nilai investasi sekitar Rp220 miliar.Field Manager Pertamina EP Field Bunyu Suyitno Salindeho mengatakan pembukaan sumur
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 Desember 2012  |  20:06 WIB

BUNYU, Kaltim--PT Pertamina EP Field Bunyu berencana membuka 10 sumur eksploitasi dan 1 sumur eksplorasi pada 2013 dengan perkiraan nilai investasi sekitar Rp220 miliar.Field Manager Pertamina EP Field Bunyu Suyitno Salindeho mengatakan pembukaan sumur baru tersebut bertujuan untuk meningkatkan target produksi minyak menjadi 9.000 barrels of oil per day (BOPD) dari kondisi saat ini 6.900 BOPD. Dia menyebutkan sumur eksploitasi tersebut merupakan sumur lama peninggalan Belanda yang sudah lama tidak aktif.“Kami akan coba aktifkan kembali untuk menambah produksi karena biaya yang dikeluarkan untuk sumur lama itu lebih murah dibandingkan membuka sumur baru,” ujarnya disela-sela Visitasi Media Pada Program CSR KKKS Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, Rabu (12/12).Rincian investasi yang dikeluarkan untuk membuka sumur eksploitasi mencapai R20 miliar per sumur. Adapun untuk sumur eksplorasi diperkirakan memerlukan biaya yang lebih besar kendati pihaknya mematok nilai investasi juga sebesar Rp20 miliar per sumur.Selain menghasilkan minyak, sumur tersebut juga menghasilkan gas yang saat ini produksinya mencapai 11 MMSCFD (million metric standard cubic feet per day / juta standar kaki kubik per hari). Gas tersebut dipergunakan untuk menyuplai kebutuhan bahan bakar PT PLN Cabang Tarakan sebesar 4,5 MMSCFD - 4,8 MMSCFD dan PT PLN Cabang Bunyu sebesar 0,5 MMSCFD.“Kalau yang untuk Tarakan dikirim melalui pipa bawah laut langsung ke PLN untuk menjamin ketersediaan listrik di sana,” tuturnya.Adapun, untuk hasil minyak dikirimkan ke pengilangan minyak di Balikpapan setiap dua minggu sekali sebanyak 110.000 BOPD. Suyitno menyebutkan jumlah tersebut tidak hanya berasal dari produksi Blok Bunyu saja tetapi juga dari Blok Sembakung dan Blok Bangkudulis.Sebagian besar sumur eksploitasi yang akan direaktivasi tersebut berada dalam struktur Bunyu Nibung yakni sebanyak 7 sumur. Sisanya berada di struktur Bunyu yang seluruhnya berada di daratan (on shore).Tercatat jumlah sumur yang ada di seluruh areal Pulau Bunyu mencapai 226 buah. Pertamina baru mengaktifkan 35 sumur yang produksinya memang masih cukup bagus.Suyitno mengungkapkan sumur tersebut dulunya ditinggalkan karena adanya kendala produksi. Seiring dengan adanya perkembangan teknologi, kendala produski tersebut bisa direkayasa agar sumur tersebut bisa beroperasi dengan menghasilkan minyak dengan hasil yang ekonomis.Dia juga menambahkan pengoptimalan sumur lama masih layak dilakukan karena biasanya masih terdapat cadangan minyak yang belum terangkut keluar. Dia bahkan memerkirakan capaian produksi dari sumur-sumur yang ada bisa mencapai 115%-120% pada 2013.Kendala yang mungkin dihadapi dalam mengaktifkan kembali sumur lama yakni pencarian data terkait kondisi sumur. Namun, pihaknya terus melacak untuk memastikan ketepatan data sebelum reaktivasi dilakukan. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rachmad Subiyanto

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top