Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MANAJEMEN TKI: Pelaku Kejahatan Terhadap TKI Masih Jarang Ditindak

JAKARTA-Minimnya tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan kepada Tenaga Kerja Indonesia memicu semakin maraknya penempatan pekerja ke luar negeri secara tidak ilegal dan non-prosedural.
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 13 Desember 2012  |  10:46 WIB

JAKARTA-Minimnya tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan kepada Tenaga Kerja Indonesia memicu semakin maraknya penempatan pekerja ke luar negeri secara tidak ilegal dan non-prosedural.

Sampai November 2012, data TKI bermasalah yang dikembalikan ke Tanah Air melalui Balai Pelayanan Kepulangan Selapajang, Tangerang sebanyak 29.344 orang.

Menurut Deputi Perlindungan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Lisna Y. Poeloengan, pengawasan terhadap pengiriman TKI terus dilakukan.

Namun untuk tindakan tegas bagi kejahatan terhadap TKI yang berangkat secara ilegal itu belum dilakukan secara maksimal, sehingga kejadian serupa seringkali terjadi.

“Penanganan masalah TKI dan antisipasi pengawasannya dilakukan oleh petugas pengawas ketenagakerjaan luar negeri, sedangkan upaya pencegahan yang ilegal dilaksanakan oleh Direktorat Pengamanan dan Pengawasan,” katanya hari ini (13/12).

Dia menambahkan BNP2TKI membentuk pelayanan Crisis Center yang berfungsi sebagai unit pelayanan pengaduan. Namun kejadian TKI berangkat ke luar negeri non-prosedural masih terus terjadi.

“Dari jumlah 29.344 orang itu, penempatan melalui perusahaan PPTKIS (pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta) sebanyak 25.322 orang dan penempatan tidak melalui PPTKIS atau melalui calo sekitar 4.022 orang,” tuturnya. (yus) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top