Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HUBUNGAN BILATERAL: RI-Jepang buat sejumlah kesepakatan

TOKYO: Indonesia dan Jepang membuat sejumlah kesepakatan penting dalam froum The 4th Indonesia-Japan Joint Economic Forum yang digelar di Tokyo pada Senin (8/10/2012).
Errol Poluan
Errol Poluan - Bisnis.com 08 Oktober 2012  |  21:36 WIB

TOKYO: Indonesia dan Jepang membuat sejumlah kesepakatan penting dalam froum The 4th Indonesia-Japan Joint Economic Forum yang digelar di Tokyo pada Senin (8/10/2012).

Salah satu dari kesepakatan tersebut yakni akselerasi implementasi Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Akselerasi itu akan dilakukan lewat percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan regulasi di sektor distribusi dan logistik di Indonesia, serta penguatan konektivitas.

Selain itu juga akan dilakukan berbagai upaya untuk memperkuat industri di kedua negara. Hal lainnya adalah Jepang akan melakukan studi kelayakan untuk meningkatkan sistem informasi kredit di Indonesia.

Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang H.E Yukio Edane mengatakan memang masih terdapat perbedaan antara Jepang dan Indonesia, terkait dengan undang-undang mineral di Indonesia, yang mewajibkan adanya nilai tambah dari sektor tersebut.

“Memang masih ada perbedaan persepsi. Namun, kedua pihak sepakat untuk terus berkomunikasi,” katanya dalam konferensi pers yang digelar setelah diskusi tertutup antara Pemerintah Jepang dan Pemerintah Indonesia dalam forum The 4th Indonesia-Japan Joint Economic Forum (IJ-JEF), Senin (8/10/2012).

Untuk penguatan konektivitas, Yukio menyebutkan Jepang dan Indonesia akan melakukan dialog kebijakan distribusi dan logistik antara pejabat Indonesia dan Jepang.

Kedua negara juga menegaskan kembali pentingnya peningkatan konektivitas di tingkat Asean.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa, yang memimpin delegasi Indonesia dalam forum tersebut, mengatakan dalam pertemuan selama lebih dari 3 jam tersebut, Indonesia dan Jepang telah menyepakati beberapa hal penting.

Terkait dengan MP3EI, Jepang ikut ambil bagian melalui Metropolitan Priority Area (MPA).

“Ada juga pentingnya penguatan manajemen yang akan diperkuat Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia atau KP3EI melalui Economic Research Institute for Asean and East Asia [ERIA] yang akan diimplementasikan tahun depan,” kata Hatta.  

Adapun, untuk pengembangan infrastruktur dan pembentukan Smart Community, Indonesia dan Jepang, New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) bekerja sama dengan institusi terkait di Indonesia akan melakukan studi kelayakan dengan membuat master plan di Kota Tangerang Selatan.

“Hal ini nantinya akan diperkuat dengan MoU [nota kesepahaman],” kata Hatta. (msb)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Yeni H. Simanjuntak

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top