Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ICP Cenderung turun, Harga BBM 'aman' hingga Desember

JAKARTA: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan harga minyak bumi (ICP) untuk RAPBN 2013 berada pada kisaran US$ 100-120/barel. Realisasi rata-rata ICP sampai 28 Mei 2012 adalah US$119,35/barel. Dengan ICP sebesar US$119,35, diperkirakan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Mei 2012  |  12:51 WIB

JAKARTA: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan harga minyak bumi (ICP) untuk RAPBN 2013 berada pada kisaran US$ 100-120/barel. Realisasi rata-rata ICP sampai 28 Mei 2012 adalah US$119,35/barel. Dengan ICP sebesar US$119,35, diperkirakan harga BBM tidak akan naik tahun ini.Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Evita Herawati Legowo mengatakan bahwa belum bisa menaikkan harga BBM selama rata-rata harga ICP dalam enam bulan terakhir belum mencapai US$120,75/barel.

"Per Mei baru US$119,35/barel dan sepertinya akan turun terus jadi Insya Allah tidak naik kelihatannya," kata Evita usai menghadiri Rakernas Asosiasi Perusahaan CNG Indonesia, Kamis (31/5).Dalam paparannya di RDP dengan Komisi VII DPR RI bersama Pertamina, BP Migas, dan BPH Migas, Evita menjelaskan perkembangan harga minyak rata-rata sampai dengan 28 Mei 2012 sebesar US$119,35/barel (ICP 2012 terhitung Desember 2011-Mei 2012). Sedangkan harga rata-rata ICP 2011 (Desember 2010-November 2011) sebesar US$113,30/barel.Berdasarkan data Kementerian ESDM, realisasi ICP dari Januari-Hingga 2011 sekitar US$ 109,4/barel.

Dalam APBNP 2012 ditentukan ICP sebesar US$ 105/barel. Berdasarkan perkembangan realisasi ICP dan harga minyak dunia, prediksi harga minyak dunia pada 2013 dari berbagai sumber serta masih tingginya ketidakpastian faktor-faktor yang mempengaruhi harga minyak seperti pertumbuhan ekonomi dan geopolitik di kawasan penghasil minyak, maka ICP RAPBN 2013 diusulkan pada kisaran US$100- US$120/barel.Adapun berdasarkan data lebih rinci, usulan ICP dalam RAPBN 2013 sebesar US$100-120/barel diambil berdasarkan perkiraan harga West Texas Intermediate (Sumber: hasil pooling reuters 24 mei 2012 dan US-DOE) harga minyak sebesar US$ 80-140/barel dan proyeksi harga minyak Brent 2013 (sumber:hasil pooling reuters 24 mei 2012 dan CGES (center for global energy studies hasil survei 21 mei 2012) sebesar US$85-US$132,5/barel.Menurut Evita, prediksi minyak dunia pada 2013 berdasarkan berbagai sumber, berkisar antara US$ 80-140/barel.Harga minyak dunia cenderung mengalami peningkatan di triwulan I Tahun 2012, sebagai akibat situasi geopolitik di Timur Tengah. Selain itu, belum pulihnya krisis hutang dan finansial Eropa dan Amerika  namun cenderung turun di awal triwulan II tahun 2012 sebagai akibat mulai meredanya ketegangan di Timur Tengah dan membaiknya perekonomian Amerika. (faa)

 

BERITA LAINNYA:

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Riendy Astria

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top