Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ARUS PELABUHAN: Jalur ekspor Priok macet parah

JAKARTA: Kemacetan parah di ruas Jalur distribusi menuju Pelabuhan Tanjung Priok terjadi lagi sejak pagi hari ini pukul 09.00 WIB.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  12:25 WIB

JAKARTA: Kemacetan parah di ruas Jalur distribusi menuju Pelabuhan Tanjung Priok terjadi lagi sejak pagi hari ini pukul 09.00 WIB.

Hingga berita ini di laporkan, kemacetan yang terjadi sejak pagi hari ini masih terjadi mulai dari jalan Raya Cakung Cilincing, Marunda, Digul, dan Jl.Raya Pelabuhan Tanjung Priok.

Pantauan Bisnis, truk pengangkut barang dan peti kemas harus menempuh lebih dari tiga jam untuk bisa masuk ke Pelabuhan, meskipun jarak dari Jln Cilincing-Pelabuhan Priok hanya sekitar 3 km.

Maradang Rasjid, Sekretaris Wilayah Organda Angkutan Khusus Pelabuhan (Angsuspel) Tanjung Priok, yang dikonfirmasi Bisnis siang ini (Kamis,24/5), membenarkan tingkat kemacetan yang semakin parah pada akses ke pelabuhan Priok tersebut.

Salah satu penyebabnya, kata dia, terjadi penyempitan ruas jalan mulai dari arah jalan Jampea (di depan TPK Koja) hingga gerbang pos 9 T depan gate JICT dan Pelabuhan Tanjung Priok. "Sebelumnya ruas jalan itu empat jalur kini hanya dua jalur," ujarnya.

Dia mengatakan pengurangan jalur itu karena saat ini sedang dilakukan pengerjaan proyek tol langsung ke pelabuhan Priok yang nantinya terkoneksi dengan tol JORR (Jakarta Outer Ring Road). "Kami berharap pembangunan akses tol langsung ke pelabuhan itu bisa segera selesai agar kemacetan bisa dikurangi."

 

Rasjid mengatakan, kondisi kemacetan di akses ke pelabuhan Priok itu terjadi setiap hari, dan akan memuncak pada setiap hari Kamis dan Jumat.

 

"Mengingat Kamis dan Jumat itu kan biasanya ekspor ramai, apalagi mendekati clossing time (batas akhir pengapalan untuk ekspor) untuk menyesuaikan konekting kapal pengangkut ekspor yang sandar di pelabuhan,"ujar dia. (k1/arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top