Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TAMBANG KONAWE: Dahlan Iskan instruksikan bawa ke KPK

JAKARTA : Menteri BUMN Dahlan Iskan akan memerintahkan PT Antam Tbk untuk segera mengajukan kasus pencaplokan lahan tambang nikel miliknya di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara ke KPK."Tindakan selanjutnya ke KPK, seperti kasus Bukit Asam
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 Mei 2012  |  14:27 WIB

JAKARTA : Menteri BUMN Dahlan Iskan akan memerintahkan PT Antam Tbk untuk segera mengajukan kasus pencaplokan lahan tambang nikel miliknya di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara ke KPK."Tindakan selanjutnya ke KPK, seperti kasus Bukit Asam [PTBA]," ujarnya ketika ditemui di sela-sela acara seminar Menyoal Penyaplokan Tambang Negara di Konawe, hari ini.Menurut Dahlan, pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan swasta, yakni PT Duta Inti Perkasa Mineral (bagian dari Harita Group) di atas lahan tambang milik Antam, sudah sangat jelas.DIPM diketahui milik konglomerat Lim Haryanto Wijaya Sarwono. Pjs Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman pada 2007 diketahui memberikan KP eksplorasi kepada DIPM, yang wilayahnya merupakan bagian dari wilayah KP milik Antam, yang sudah mendapatkan izin sejak 1999."Nanti saya perintahkan dulu [ke Antam] karena ada pelanggaran peraturan, segala macam, sudah sangat jelas," tambah Dahlan.Menurut Dahlan, banyak KP-KP (Kuasa Pertambangan) milik BUMN seperti PTBA, PT Timah Tbk, dan Antam yang dicaplok pihak swasta, akibat dari pemberian izin oleh bupati. Hal ini banyak terjadi akibat dari BUMN yang tidak memiliki dana untuk mengawal kegiatan pertambangannya di daerah."Kami ngga punya dana untuk pengawalan, kalau dana untuk pengacara ada lah," tutup Dahlan. (arh)

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top