Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JELANG OLIMPIADE 2012: Waspadai lowongan kerja di Inggris

JAKARTA: Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia memperingatkan calon pekerja di Tanah Air untuk berhati-hati menerima lowongan kerja di Inggris.
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 15 Mei 2012  |  12:30 WIB

JAKARTA: Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia memperingatkan calon pekerja di Tanah Air untuk berhati-hati menerima lowongan kerja di Inggris.

 

Menurut Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh. Jumhur Hidayat, hal itu sehubungan dengan pekan Olimpiade pada Juli-Agustus 2012 di London.

 

Info dari Kementeria Luar Negeri yang dirilis dari perwakilan di London itu, lanjutnya, menjelaskan untuk mengantisipasi penipuan itu ada beberapa cara untuk mengidentifikasi.

 

“Perwakilan Indonesia di London baru-baru ini menerima surat edaran dari Metropolitan Police London terkait dengan maraknya kasus penipuan lowongan kerja di Inggris,” ujarnya, Selasa, 15 Mei 2012.

 

Dia menjelaskan pemipuan lowongan kerja itu, seperti adanya permintaan tenaga kerja pada industri perhotelan dan meminta transfer sejumlah uang sebagai pembayaran proses pendaftaran.

 

Modus penipuan dengan permintaan transfer sejumlah uang untuk pembayaran melalui Money Transfer Agents seperti Western Union dan Moneygram.

 

“Aksi penipuan ini diperkirakan meningkat menjelang berlangsungnya Olimpiade yang akan digelar Juli-Agustus mendatang di London,” jelasnya.

 

Bahkan, lanjutnya, penipu seringkali meminta calon pelamar untuk melengkapi dokumentasi lamaran palsu, seperti formulir pendaftaran, formulir ketentuan dan persyaratan.

 

Calon pelamar juga diminta untuk menyampaikan informasi pribadi, paspor, dan melakukan kontak dengan perusahaan atau profesional lain, seperti pengacara, petugas bank, agen perjalanan, dan perusahaan pengiriman barang.

 

Korespondensi via email seringkali dilakukan melalui akun-akun gratis seperti yahoo.com, gmail.com, dan live.com.

 

“Untuk itu, masyarakat diharapkan lebih hati-hati dalam mencerna informasi lowongan kerja ke Inggris dan negara lainnya agar tidak menjadi korban penipuan pekerja ilegal,” tutur Jumhur. (Bsi)

 

JANGAN LEWATKAN:

>>> 10 ARTIKEL PILIHAN REDAKSI HARI INI

>>> 5 KANAL TERPOPULER BISNIS.COM

>>> 10 ARTIKEL MOST VIEWED BISNIS.COM


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top