Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kajian HARGA PANGAN strategis segera tuntas

JAKARTA: Pemerintah dan Bank Indonesia yang bekerja sama dalam Tim Pengendali Inflasi pusat dan Tim Pengendali Inflasi Daerah akan menyelesaikan kajian kesadaran pembentukan harga pangan strategis bulan depan.
M. Munir Haikal
M. Munir Haikal - Bisnis.com 14 Mei 2012  |  19:32 WIB

JAKARTA: Pemerintah dan Bank Indonesia yang bekerja sama dalam Tim Pengendali Inflasi pusat dan Tim Pengendali Inflasi Daerah akan menyelesaikan kajian kesadaran pembentukan harga pangan strategis bulan depan.

 

Langkah itu mulai diimplementasikan dalam bentuk keterbukaan informasi pada akhir tahun ini.

Widodo Sigit Pudjianto, Direktur Pengembangan Ekonomi Daerah, Ditjen Bangda, Kemendagri mengungkapkan program tersebut diantaranya akan mengoptimalisasi informasi yang telah dikumpulkan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian."Pilot project akan dilakukan pada tahun ini, berupa sinergi harga agar dapat diakses semua pihak. Sehingga posisi tawar petani lebih kuat," ujarnya, Senin 14 Mei 2012.Menurutnya Selain membantu meningkatkan posisi tawar petani, program inidapat membantu konsumen agar lebih mengetahui informasi harga pangan strategis sehingga tidak tertipu.Widodo melanjutkan, Indonesia akan mengikuti pola program serupa yangs udah dilaksanakan di Italia.Program keterbukaan informasi harga pangan strategis yang sudah dilaksanakan di Italia tidak hanya menjelaskan mengenai persoalan harga, tetapi juga edukasi mengenai bahan pangan tersebut."Misalnya nanti diberi tahu berapa harga daging sebenarnya, lalu dijelaskan juga bagaimana cara memilih daging yang baik. Informasi ini akan bsia diakses di seluruh website juga disosialisasikan kepad petani maupun konsumen," ujarnya.  (ra)

 

 

BACA JUGA:

>>Jakarta Stocks Decline 1.48% In Today's Closing Session

>> MARKET CLOSING—IHSG Anjlok 61,07 Poin

>> TRAGEDI SUKHOI: Penyebar  Foto Palsu Terancam  Denda Rp12 Miliar!

>> Sinyal negatif di bursa Asia menguat 

>> BBJ Targetkan Kontrak Kakao Tembus 300.000 Ton

>> 5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top