Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMBANGKIT LISTRIK: PLN beli gas dari BUMD Mandiri Nunukan 5 MMSCFD

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) berencana membeli gas dari BUMD Mandiri Nunukan sebesar 5 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) untuk memasok pembangkit di Nunukan dan Tarakan, Kalimantan Timur.Kepala Divisi BBM dan Gas PLN Suryadi Mardjoeki
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 11 Mei 2012  |  17:30 WIB

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) berencana membeli gas dari BUMD Mandiri Nunukan sebesar 5 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) untuk memasok pembangkit di Nunukan dan Tarakan, Kalimantan Timur.Kepala Divisi BBM dan Gas PLN Suryadi Mardjoeki mengatakan gasnya nanti adalah gas alam terkompresi (Compressed Natural Gas/CNG) yang diharapkan harganya sebesar US$12 per juta British thermal unit (MMBTU).“BUMD-nya nanti yang garap sampai jadi CNG dan PLN beli dengan harga sudah jadi CNG, harganya US$12 per MMBTU,” ujarnya, hari ini.Pasokan gas sebesar 5 MMSCFD milik BUMD itu merupakan bagian negara dari Blok Simenggaris yang dioperasikan oleh Joint Operation Body (JOB) Pertamina-Medco Simenggaris Pty Ltd.“PJBG-nya [Perjanjian Jual Beli Gas] diharapkan bisa dilakukan Juni ini. Kami harapkan gasnya bisa mengalir mulai Oktober,” ujarnya.Menurut Suryadi, gasnya nanti akan dijadikan CNG dan dikirim melalui laut menggunakan kapal. Sesampainya di pembangkit, CNG-nya akan diubah kembali menjadi gas biasa melalui semacam converter.“Gasnya untuk pembangkit di Nunukan dan Tarakan, tapi kita konsentrasi dulu ke Tarakan supaya di sana tidak terjadi pemadaman,” jelas Suryadi.Selain itu, pembelian gas ini juga untuk mengantisipasi turunnya pasokan gas dari Medco ke Tarakan. Seharusnya, pasokan gas bisa mencapai 7 MMSCFD dan baru habis pada 2017. Namun ternyata gasnya akan habis dalam 6 bulan mendatang dan saat ini sudah tinggal 3 MMSCFD.  (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top