Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GARDU TERBAKAR, PLN diminta hitung kerugian UKM

BANDUNG: Industri rumahan minta PLN untuk menghitung kerugian yang ditanggung pengusaha kecil akibat berkurangnya pasokan listrik pascaterbakarnya gardu induk PLN di Ujungberung, Bandung. Syamsuddin Hamka, Pengusaha Fachri Konveksi menuturkan kerugian
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Mei 2012  |  17:18 WIB

BANDUNG: Industri rumahan minta PLN untuk menghitung kerugian yang ditanggung pengusaha kecil akibat berkurangnya pasokan listrik pascaterbakarnya gardu induk PLN di Ujungberung, Bandung. Syamsuddin Hamka, Pengusaha Fachri Konveksi menuturkan kerugian yang ditanggung sekitar Rp8 juta per hari ditambah dengan kerugian nonmateri akibat terganggunya pasokan kepada sejumlah mitra bisnis. "Sebenarnya bukan hanya kerugian materi saja, tapi kami juga dapat teguran dari para pelanggan yang sudah menjalin kerjasama," katanya, Kamis 10 Mei 2012. Pada Kamis 3 Mei 2012, satu unit trafo di Gardu Induk PLN Ujungberung, Kota Bandung meledak yang membuat gangguan pasok listrik di wilayah tersebut. Syamsudin menjelaskan berkurangnya pasokan listrik itu sangat merugikan karena produksi pakaian yang sudah dipesan mitra usaha menjadi tidak bisa dipenuhi tepat waktu. "Kepercayaan pelanggan itu modal utama dalam berbisnis. Tapi sekarang dipertaruhkan karena produksi terhenti akibat listrik mati. Sedangkan janji pengiriman barang kepada pelanggan harus tepat waktu," tegasnya. (ra)

 

BACA JUGA:

>>Jangan Wait & See, Kejarlah Dolar & Obligasi

>>Sampoerna serious on bank business

>>BI Tak Bisa Mediasi Bos Femina vs Citibank Gara-Gara Potensi Keuntungan

>> SUKHOI CRASH: Police to identify victim's family to match with bodies

10 ARTIKEL PILIHAN Hari Ini

 5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Miftahul Khoir, Wisnu Wage Pamungkas

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top