Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pintar-pintarlah pengembang membangun rumah pintar

 
Deriz Syarief
Deriz Syarief - Bisnis.com 13 November 2011  |  16:05 WIB

 

JAKARTA: Kementerian Perumahan Rakyat mengimbau pengembang untuk membangun rumah pintar di setiap proyek pembangunan perumahan baik rumah tapak maupun rumah susun. 
 
Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengatakan adanya rumah pintar di kompleks perumahan maupun rusun diharapkan dapat membantu anak-anak untuk belajar serta menjadi sarana interaksi warga dengan anak-anaknya. 
 
“Kami mengimbau para pengembang untuk membangun rumah pintar di setiap proyek perumahan yang dibangun,” tutur Djan seperti dikutip dalam release yang diterima Bisnis, kemarin.  
 
Djan menuturkan adanya rumah pintar merupakan salah satu program Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB). Diharapkan bisa membantu anak-anak belajar di kompleks perumahan tapak maupun hunian vertikal menyusul terbatasnya lahan untuk lokasi bermain anak-anak. 
 
Lebih lanjut, Djan menjelaskan untuk membangun rumah pintar para pengembang memang perlu mengorbankan lahan yang dimiliki untuk menjadi fasilitas sosial seperti rumah pintar. 
 
“Meskipun harus mengorbankan lahan yang dimiliki dengan membangun rumah pintar, tapi pengembang bisa sekaligus membuat fasilitas sosial dengan adanya bangunan tersebut,” katanya.
 
Djan memaparkan untuk mendorong terlaksananya program SIKIB tersebut, pemerintah nantinya akan membantu penyediaan sarana dan prasarana bermain anak-anak seperti meja dan kursi belajar serta buku-buku yang akan dipasok lewat SIKIB. (ln)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top