Tambahan pasokan gas 100 mmscfd untuk PLN belum mencukupi

JAKARTA: Tambahan pasokan gas sebesar 100 mmscfd yang dijanjikan BP Migas untuk PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dinilai masih belum mencukupi kekurangan pasokan gas PLN saat ini.Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengatakan PLN sebenarnya masih membutuhkan
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 September 2011  |  17:23 WIB

JAKARTA: Tambahan pasokan gas sebesar 100 mmscfd yang dijanjikan BP Migas untuk PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dinilai masih belum mencukupi kekurangan pasokan gas PLN saat ini.Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengatakan PLN sebenarnya masih membutuhkan pasokan gas lebih dari 600 mmscfd. “Kita kurangnya banyak banget, 100 mmscfd mana bisa cukup. PLN itu kurangnya lebih dari 600 mmscfd,” ujarnya ketika ditemui di gedung DPR hari ini.Meski demikian, lanjut Dahlan, PLN menyambut baik janji BP Migas tersebut dan pihaknya tetap sabar menunggu realisasinya. “Ngga tahu saya [soal janji itu], saya tunggu saja,” ujarnya.Seperti diketahui, BP Migas sebelumnya menjanjikan pasokan gas sebesar 100 mmscfd untuk PLN yang diambil dari pengurangan ekspor ke Singapura.Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas Gde Pradnyana mengatakan proses renegosiasi volume ekspor gas dengan pembeli di Singapura itu sudah mencapai kesepakatan, untuk selanjutnya dimintakan persetujuan pemerintah.Menurut Gde, proses renegosiasi ekspor gas ke Singapura yang dilakukan secara business to business (b to b) itu hanya merubah sebagian kecil ketentuan administrasi yang tertuang dalam kontrak. Sesuai dengan permintaan PLN, jelasnya, pasokan gas itu akan dikembalikan kepada PLN untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik yang selama ini mengalami kekurangan.(api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top