Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sensus pajak & penduduk dibarengkan

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 September 2011  |  20:30 WIB

 

JAKARTA: Menteri Koordinasi bidang Perekonomian Hatta Rajasa optimistis sensus pajak dapat mendorong tercapainya penerimaan pajak 2012 yang rasionya ditetapkan sebesar 12,66% dari PDB. Besaran rasio pajak ini naik 0,06% atau Rp 5 triliun dari asumsi RAPBN yang diajukan pemerintah.
 
Menurut Menko Perekonomian, sensus pajak dapat menjaring wajib-wajib pajak baru yang sebelumnya tidak terdaftar di Direktorat Jendral Pajak. 
 
"Sensus ganda ini, sensus kependudukan BPS dan sensus pajak, akan ketemu pengolahan data tentang wajib pajak baru,” ujar Hatta.
 
Dia memaparkan beberapa tahun ke depan, di Indonesia akan tumbuh sekitar 8-9 juta penduduk kelas menengah yang baru. Kelas penduduk inilah yang harus disasar petugas sensus pajak secara kreatif. 
 
"Harusnya seiring dengan bertumbuhnya kelas menengah baru, sekitar 8-9 juta per tahun, itu terefleksi juga dalam tax ratio yang meningkat. Disinilah kreativitas dari petugas pajak kita untuk menjaring wajib pajak baru," harap Hatta.
 
Besaran tax ratio sebesar 12,66% dari produk domestik bruto (PDB) pada 2012 mengalami kenaikan sebesar 0,06% dari asumsi tax ratio yang diajukan pemerintah dalam RAPBN 2012 yakni 12,6%.
 
Menko menilai kenaikan rasio pajak ini masih dapat dicapai dengan bantuan penyelenggaraan sensus pajak yang akan segera diselenggarakan pada 30 September 2012 dan dilanjutkan pada beberapa periode berikutnya. Meski target penerimaan pajak naik Rp 5triliun akibat kenaikan rasio pajak sebesar 0,06%, Hatta menilai target tersebut masih bisa dicapai.
 
"Kalau kita lihat, DPR menaikkan tax ratio sekitar 0.06% jadi akan ada peningkatan sekitar Rp 5 triliun. Masih achievable, sambil kita terus menata tax ratio kita," tutur Hatta.
 
Penataan tax ratio, menurut Hatta, tidak hanya dapat dilakukan melalui pelebaran rentangan rasio pajak, tetapi juga dengan menginventarisir dan menjaring wajib pajak. 
 
"Ingat, kurang dari 10 juta dari lebih dari 237 juta rakyat Indonesia yang membayar pajak. Saya terus terang mengharapkan sensus pajak ini," ujarnya.
 
Sensus pajak sendiri menargetkan dapat menjaring 1,5 juta wajib pajak baru yang diharapkan dapat mendorong pemenuhan target penerimaan perpajakan tahun ini sebesar Rp 878,7 triliun dan Rp 1024,3 triliun atau 12,66% dari PDB di tahun 2012. (sut)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ana Noviani

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top