Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Pekerja berada di gudang Bulog di Jakarta, Rabu (2/9/2020). Bisnis - Nurul Hidayat. Impor Beras dan Tantangan Mahalnya Harga dari Negara Asal
Lihat Foto
Premium

Impor Beras dan Mahalnya Harga dari Negara Asal

Harga beras di beberapa negara asal impor mengalami kenaikan, terutama di Thailand dan Vietnam.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com
06 Desember 2022 | 18:47 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah bergulat dengan persoalan menipisnya cadangan beras pemerintah (CBP), pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan untuk mengimpor bahan pangan pokok tersebut. Sejumlah negara dikabarkan siap untuk memasok beras ke Indonesia.

Adapun, seperti dikutip dari Antara (6/12/2022), Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan sudah mengeluarkan izin impor beras sebanyak 500.000 ton kepada Perum Bulog untuk memenuhi cadangan beras pemerintah (CBP) yang sudah menipis jelang akhir 2022.

Langkah itu diambil lantaran, Perum Bulog terancam hanya memiliki stok akhir CBP sekitar 200.000 ton beras hingga akhir 2022. Per 22 November 2022, stok beras yang ada di Bulog tercatat sebanyak 594.856 ton yang terdiri atas 168.283 ton (28,29 persen) beras komersial dan 426.573 (71.71 persen) stok CBP.

Namun demikian, hingga saat ini belum jelas, kapan beras impor tersebut didatangkan ke Tanah Air. Begitu pula dengan negara asal yang akan mengekspor komoditas tersebut ke Indonesia.

Adapun, jika mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan No. 01/2018 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Beras, jenis beras yang diperbolehkan untuk diimpor dalam rangka pemenuhan CBP adalah beras dengan tingkat kepecahan di atas 5 persen sampai dengan 25 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top