Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Penumpang pesawat mengantre di loket lapor diri sebelum melakukan penerbangan di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (17/12/2021). Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mencatat selama periode 1 hingga 16 Desember 2021, sebanyak 37.214 WNI melakukan perjalanan ke luar negeri melalui Bandara Soekarno Hatta, sedangkan WNI yang tiba ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta dari luar negeri sebanyak 40.557 orang. - Antara
Lihat Foto
Premium

Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Operator Bandara Diminta Siaga

Operator badar udara diminta siaga dan mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus mudik lebaran agar tidak terjadi penumpukan penumpang.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com
29 Maret 2022 | 06:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Sembari menunggu aturan mudik lebaran 2022, para stakeholder diminta mengantisipasi prosedur pengecekan bagi para penumpang yang memenuhi syarat. Tak hanya itu, operator bandara juga didorong agar bersiap supaya tidak terjadi penumpukan penumpang seperti yang terjadi baru-baru ini.

Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI) Alvin Lie mengkhawatirkan ketidaksiapan pemerintah dengan adanya penumpukan penumpang pada periode mudik lebaran. Pasalnya pemerintah juga belum bisa mengantisipasi dengan baik lonjakan kedatangan penumpang internasional di Bandara Soekarno-Hatta setelah kebijakan tanpa karantina dirilis.

"Yang penting ini, antisipasi pergerakan mudik. Saya berharap pihak bandara dan Kantor Kesehatan Pelabuhan serta pihak lainnya mulai antisipasi ledakan arus mudik terutama dengan  persyaratan pemerintah yang menunjukkan bukti sudah vaksinasi tiga kali booster," katanya, Senin (28/3/2022).

Adapun, jumlah pergerakan penerbangan saat ini telah mencapai 90 persen dari level sebelum pandemi atau hampir kembali ke periode normal. Kendati jumlah penumpang belum akan mendekati level normal, tetapi pergerakan pesawat telah mendekati normal. 

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menyatakan daerah tujuan terbanyak mudik tahun ini diprediksikan ke Jawa Tengah yaitu sebesar 26,8 persen atau 21,3 juta orang.

“Dari hasil penelitian Badan Litbang Perhubungan, daerah tujuan terbesar yaitu ke Jawa Tengah sebesar 26,8 perden atau 21,3 juta orang yang akan datang dari berbagai provinsi terutama dari Jawa Timur dan Jabodetabek,” ujarnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top