Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Sentral Rusia Beraksi, Suku Bunga Acuan Dinaikkan hingga 20 Persen

Suku bunga di Rusia akan meningkat dari 9,5% menjadi 20%, bank sentral mengatakan dalam sebuah pernyataan sebelum perdagangan rubel dijadwalkan dibuka.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 28 Februari 2022  |  14:47 WIB
Kantor Bank of Russia -  Bloomberg
Kantor Bank of Russia - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bank of Russia menaikkan suku bunga utamanya menjadi 20 persen dan memperkenalkan kebijakan penjualan hasil devisa ekspor bagi eksportir dan broker dilarang menjual sekuritas oleh orang asing mulai Senin (28/2/2022).

Kebijakan ini dilakukan dalam upaya untuk melindungi aset negara dari sanksi Barat yang mencakup hukuman bagi regulator Rusia.

Suku bunga akan meningkat dari 9,5 persen menjadi 20 persen, bank sentral mengatakan dalam sebuah pernyataan sebelum perdagangan rubel dijadwalkan dibuka.

Dilansir Bloomberg, Bank of Russia sebelumnya mengumumkan pembekuan penjualan sementara di Bursa Moskow, tanpa menentukan sekuritas mana yang berlaku larangan tersebut. Gubernur Elvira Nabiullina akan berbicara pada pukul 4 sore waktu setempat.

Mata uang rusia rubel jatuh sejauh 119,50 per dolar, atau turun 30 persen dari penutupan Jumat lalu (25/2/2021).

Dikutip dari CNBC, bank sentral Rusia juga mengatakan akan membebaskan 733 miliar rubel atau US$8,78 miliar dalam cadangan bank lokal untuk meningkatkan likuiditas.

Selama akhir pekan, AS, sekutu Eropa dan Kanada sepakat untuk memblokir bank-bank utama Rusia dari sistem pesan antar bank, SWIFT, yang menghubungkan lebih dari 11.000 bank dan lembaga keuangan di lebih dari 200 negara dan wilayah.

Uni Eropa juga mengumumkan pada hari Minggu (27/2/2022) bahwa mereka menutup wilayah udaranya untuk pesawat Rusia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia suku bunga acuan bank sentral

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top