Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Penghiliran Pacu Pasar Kerja hingga Target Moderat Pelindo

BisnisIndonesia.id menyajikan informasi menarik sepanjang Minggu (30/01/2022) di antaranya pasar kerja digadang-gadang kembali bergeliat pada 2022.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 31 Januari 2022  |  13:50 WIB
Sejumlah karyawan memproduksi pakaian jadi di salah satu pabrik garmen di Bandung, Jawa Barat./Bisnis - Rachman
Sejumlah karyawan memproduksi pakaian jadi di salah satu pabrik garmen di Bandung, Jawa Barat./Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah terpuruk akibat terjangan pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir, pasar kerja digadang-gadang kembali bergeliat pada 2022. Pengusaha mulai ancang-ancang menyerap tenaga kerja di tengah tuntutan pemerintah untuk melakukan penghiliran.

Berita itu menjadi salah satu dari lima berita pilihan Bisnisindonesia.id sepanjang Minggu (30/01/2022) selain persaingan vendor ponsel asal China dalam memperebutkan pasar Indonesia mulai bergeser dari tipikal gawai segmen bawah menuju ke segmen menengah dan menengah atas.

Ada pula informasi mengenai sinyal pelemahan perekonomian China, domain lokal sepi peminat, dan  PT Pelindo (Persero) memasang target pertumbuhan moderat produksi bongkar muat peti kemas.

Selain itu, beragam kabar ekonomi dan bisnis yang dikemas secara mendalam dan analitik tersaji di meja redaksi Bisnisindonesia.id.

Berikut intisari dari setiap berita pilihan:

1. Buah Manis Pasar Kerja dari Bibit Investasi Industri Hilir

Setelah terpuruk akibat terjangan pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir, pasar kerja digadang-gadang kembali bergeliat pada 2022. Pengusaha mulai ancang-ancang menyerap tenaga kerja di tengah tuntutan pemerintah untuk melakukan penghiliran.

Serapan tenaga kerja dari lini industri pengolahan pun diyakini terkerek signifikan pada Tahun Macan Air, berbanding lurus dengan ekspektasi kenaikan arus investasi di sektor tersebut.

2. Adu Lihai Vendor Ponsel China Merogoh Kocek Kelas Menengah RI

Persaingan vendor ponsel asal China dalam memperebutkan pasar Indonesia mulai bergeser dari tipikal gawai segmen bawah menuju ke segmen menengah dan menengah atas pada tahun ini.

Jumlah pengguna ponsel pintar segmen menengah dan menengah atas di Indonesia diklaim telah mengungguli ponsel level bawah (entry level), selaras dengan migrasi gaya hidup masyarakat Tanah Air yang kian berarak ke arah serba digital.

3. Ekspansi Manufaktur Melemah, Sinyal Perlambatan China Kian Tampak

Ekspansi aktivitas pabrik-pabrik di China nyaris stagnan selama Januari, mengonfirmasi ramalan perlambatan ekonomi China tahun ini setelah berpacu kencang tahun lalu.

Purchasing Managers’ Index (PMI) bulan lalu hanya 50,1, turun dari Desember 2021 yang sebesar 50,3, menurut Biro Statistik Nasional China (NBS).

4. Domain Lokal Sepi Peminat, Transformasi Digital Rentan Tersendat

Penggunaan nama situs jejaring dengan akhiran .id masih sulit dikatrol di Indonesia. Dari ratusan juga penggunaa internet di Tanah Air, total pengguna situs dengan domain lokal tersebut hanya sekitar setengah juta.

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) menyatakan penduduk Indonesia masih banyak yang belum mengenal domain lokal dengan akhiran “.id”.

5. Target Moderat Arus Barang Pelindo Pascamerger

Truk mengantre di terminal peti kemas Pelabuhan Teluk Lamong, Gresik, Jawa Timur./Antara

Meski pemulihan ekonomi tahun ini diprediksi lebih kuat daripada tahun lalu, PT Pelindo (Persero) hanya memasang target pertumbuhan moderat produksi bongkar muat peti kemas.

Dengan mematok 17,3 juta TEUs, target arus peti kemas di pelabuhan-pelabuhan Pelindo tahun ini hanya tumbuh 5,5% dari taksasi throughput 2021 sebanyak 16,4 juta TEUs. Sasaran pertumbuhan ini lebih rendah dari estimasi kenaikan tahun lalu yang sekitar 5,8% dengan asumsi taksasi 2021 tercapai.

Selamat membaca!

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan pelindo china tenaga kerja
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top