Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adaro Sabet Proper Emas untuk Keempat Kali dari KLHK

PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), untuk keempat kalinya kembali menyabet penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Penghargaan Proper tidak hanya menilai satu aspek saja, tapi juga mulai pengelolaan lingkungan, good mining practice, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 29 Desember 2021  |  14:28 WIB
Logo PT Adaro Energy, Tbk. - Reuters/Beawiharta
Logo PT Adaro Energy, Tbk. - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), untuk keempat kalinya kembali menyabet penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Kepala Teknik Tambang Adaro Suhernomo mengatakan penghargaan ini merupakan tonggak sejarah bagi perseroan yang diperoleh dari hasil kerja keras seluruh pihak.

“Penghargaan Proper tidak hanya menilai satu aspek saja, tapi dari berbagai aspek, mulai pengelolaan lingkungan, good mining practice, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar,” kata dia, melalui siaran resmi Rabu (29/12/2021).

Sejalan dengan penghargaan ini, Suhernomo menegaskan bahwa ke depan perseroan akan menguatkan sinergi antarfungsi dalam rangka mencapai tujuan menciptakan masyarakat pascatambang yang mandiri.

CSR Department Head Adaro Leni Marlina menambahkan, dalam penilaian Proper tahun ini, Adaro mengusung program sinergi antara perencanaan pascatambang dengan pemberdayaan madu kelulut di masyarakat.

“Adaro memiliki konsep budidaya madu kelulut di area penelitian dan pengembangan pascatambangnya. Konsep ini kemudian kami aplikasikan kepada UMKM Istana Kelulut binaan CSR di Kabupaten Balangan,” jelasnya.

Menurut Leni, program pengembangan Istana Kelulut telah berhasil menjadi salah satu unggulan dalam Program Inovasi Sosial Lingkungan Adaro melalui perubahan metode budidaya madu kelulut di masyarakat, yang semula menggunakan pola tebang pohon menjadi budidaya berkelanjutan melalui sarang buatan.

Selain itu, dengan program ini Adaro berhasil memperkenalkan konsep good manufacturing practice melalui inovasi mesin panen otomatis dan perbaikan kemasan serta pelengkapan izin edar.

Di tengah pandemi Covid-19, Adaro berinisiatif membantu UMKM pembudidaya kelulut untuk bertahan dengan melakukan pemesanan produk dalam jumlah besar, yang kemudian dibagikan kepada kelompok rentan di daerah operasional sebagai suplemen daya tahan tubuh.

Salah satu kelompok rentan tersebut di antaranya adalah anak-anak penghuni panti asuhan Nurul Yaqin, Desa Inan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. “Adaro dan Istana Kelulut mendorong inisiatif kerja sama budidaya di panti asuhan Nurul Yaqin, sehingga tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan madu untuk para penghuni panti, namun bisa turut mendongkrak aspek ekonomi dari panti asuhan,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adaro
Editor : Puput Ady Sukarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top