Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Outlook Penerbangan 2022: Bos Garuda (GIAA) Berharap Ada Herd Immunity

Sejalan dengan proyeksi yang semakin membaik untuk sektor domestik, GIAA juga berharap untuk perjalanan internasional, kebijakan Umrah bisa terealisasikan sesegera mungkin.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 09 Desember 2021  |  20:20 WIB
rnrnDokumentasi. Pekerja melakukan pengecekan akhir livery masker pesawat yang terpilih sebagai pemenang, sebelum peluncuran pesawat Garuda Indonesia Boing 737-800 NG bercorak khusus yang menampilkan visual masker bertema
rnrnDokumentasi. Pekerja melakukan pengecekan akhir livery masker pesawat yang terpilih sebagai pemenang, sebelum peluncuran pesawat Garuda Indonesia Boing 737-800 NG bercorak khusus yang menampilkan visual masker bertema "Indonesia Pride" pada bagian moncong pesawat di Hanggar GMF AeroAsia Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) Irfan Setiaputra lebih mengharapkan tercapainya herd immunity untuk mendukung proyeksi internal atas kinerja industri penerbangan pada tahun depan atau 2022.

“Proyeksi tahun depan, kami memang ada asumsi. Tapi dibalik asumsi ini kami juga tentu berharap herd immunity akan mempercepat recovery industri penerbangan,” ujarnya, Kamis (9/12/2021).

Sejalan dengan proyeksi yang semakin membaik untuk sektor domestik, Irfan juga berharap untuk perjalanan internasional, kebijakan Umrah bisa terealisasikan sesegera mungkin. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan sejumlah masalah yang perlu diselesaikan dan diantisipasi lebih dahulu yakni kewajiban karantina.

“Terkait ini, kami perlu bersabar dan kami ingin untuk pastikan penerbangan umrah bisa dimulai dan siap layani para jamaah ke Tanah Suci,” imbuhnya.

Saat ini Garuda juga telah menjalani proses PKPU yang dapat menjadi instrumen akselerasi penting dalam memastikan langkah restrukturisasi berjalan secara optimal yang berdasarkan hukum ke seluruh pihak. Dalam proses ini, Garuda akan berupaya memenuhi kewajiban berjalan kepada kreditur bersamaan dengan negosiasi mengenai pengelolaan bidang usaha.

Selaras dengan PKPU tersebut, Irfan menyebut akan menyiapkan langkah efektif dalam pemenuhan kewajiban usaha, termasuk berkomunikasi dengan kreditur dan stakeholder dengan baik. Pada intinya, maskapai pelat merah tersebut akan fokus pada pengelolaan bisnis dan operasi serta memprioritaskan layanan.

Sementara itu, Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Denon Prawiraatmadja juga mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan dibatalkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di semua wilayah. Denon yang juga Wakil Ketua Kadin bidang perhubungan mengharapkan hal tersebut dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi di bidang transportasi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia restrukturisasi utang herd immunity
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top