Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diprotes China, SKK Migas Pastikan Operasional Hulu Migas di Natuna Jalan Terus

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan kegiatan operasional hulu minyak dan gas bumi di wilayah Natuna tetap berlanjut kendati pemerintah China disebut telah melayangkan protes.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 03 Desember 2021  |  15:31 WIB
Penampakan proyek pengembangan Lapangan gas Buntal/5 oleh Medco E&P Natuna Ltd. Istimewa / Dok. SKK Migas
Penampakan proyek pengembangan Lapangan gas Buntal/5 oleh Medco E&P Natuna Ltd. Istimewa / Dok. SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan kegiatan operasional hulu minyak dan gas bumi di wilayah Natuna tetap berlanjut kendati pemerintah China disebut telah melayangkan protes.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno menegaskan bahwa pihaknya akan tetap melanjut kegiatan operasional hulu migas di wilayah Natuna, karena tidak memiliki isu dengan pemerintah China.

Dia mengatakan, kegiatan operasi di wilayah Natuna telah berjalan dalam waktu yang lama tanpa adanya perubahan wilayah kerja.

Adapun, SKK Migas mencatat terdapat tiga kontraktor yang saat ini beroperasi di Natuna, yakni Medco E&P Natuna, Star Energy, dan Premier Oil.

“Tetap terus berjalan seperti yang saat ini saja, aman dan lancar,” katanya kepada Bisnis, Jumat (3/12/2021).

Julius menyebut, pihaknya belum mendapatkan pernyataan resmi dari China terkait dengan protes atas kegiatan operasional hulu migas di wilayah Natuna. Dia menilai pernyataan tersebut memang seharusnya langsung ditujukan kepada Kementerian Luar Negeri.

Menurutnya, sampai dengan saat ini operasional di wilayah Natuna masih berjalan dengan aman dan lancar. Di samping itu, kegiatan hulu migas di Natuna berada di wilayah kedaulatan Indonesia.

“Operasional kami sesuai dengan wilayah teritorial negara kita, bahkan juga dengan pengawalan TNI Angkatan Laut,” tegasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china skk migas natuna
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top