Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sandiaga Uno Ungkap Penerapan PPKM Level 3 Jelang Libur Nataru

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan alasan pemerintah pusat menerapkan PPKM Level 3 jelang Libur Nataru. Simak penjelasannya.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 22 November 2021  |  16:39 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam kunjungannya ke Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (18/9/2021). - Antara
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam kunjungannya ke Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (18/9/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan alasan pemerintah memberlakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 3 jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022

Sandi mengatakan hal tersebut dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Menurutnya, pemerintah berupaya mengantisipasi, memitigasi dan mengeliminasi gelombang ketiga serta varian baru Covid-19 masuk ke Indonesia.

"Mungkin ini terasa berat bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, tapi ini adalah kebutuhan yang harus kita lakukan. PPKM level 3 harus kita terapkan agar kita terhindar dari peningkatan penyebaran Covid-19," katanya dalam keterangan resmi, Senin (22/11/2021).

Dia menilai pemerintah akan bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pasalnya, peningkatan level PPKM akan berpengaruh pada menurunnya aktivitas ekonomi serta pendapatan masyarakat secara keseluruhan.

Oleh karena itu, dirinya meminta seluruh pihak, khususnya Forkopimda Toraja betul-betul memantau keadaan masyarakat di lapangan jelang akhir tahun ini.

"[Forkopimda Toraja harus lihat] Mana yang perlu dibantu. Kemenparekraf akan segera turun. Toraja ini destinasi unggulan yang sedang kita siapkan untuk pemulihan ekonomi serta bangkitnya pariwisata," ujar Sandi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut mengapresiasi kehadiran TNI dan Polri yang senantiasa membantu mempercepat vaksinasi covid-19 kepada masyarakat di Toraja Utara.

Jumlah persentase penerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama maupun tahapan kedua di lokasi tersebut telah melampaui jumlah vaksinasi nasional.

Vaksinasi di Toraja Utara sudah mencapai 61 persen untuk vaksinasi pertama, dekat dengan nasional yang ada di 64,5 persen.

"Namun, yang membanggakan vaksinasi kedua yang sudah 46,4 persen di atas realisasi vaksinasi nasional 42,8 persen," jelasnya.

Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara sangat terbantu dengan serbuan vaksinasi Covid-19 yang digelar TNI-Polri.

"Ini yang membuat kami di Toraja Utara terus terang menjadi terpacu oleh adanya vaksinasi dari teman-teman kita TNI-Polri," ucap Yohanis.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sandiaga uno Natal dan Tahun Baru PPKM Darurat
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top