Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Instruksi Erick Thohir Ciptakan Industri Telur Olahan Dalam Negeri

Ketua Holding BUMN Kluster Pangan Arief Prasetyo Adi mengungkapkan instruksi Menteru BUMN Erick Thohir pembentukan industri telur olahan.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 10 Oktober 2021  |  21:15 WIB
Menteri Perdagangan M. Lutfi (kedua dari kiri), Dirut PT RNI Arief Prasetyo Adi (tengah), dan Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) - PT RNI
Menteri Perdagangan M. Lutfi (kedua dari kiri), Dirut PT RNI Arief Prasetyo Adi (tengah), dan Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) - PT RNI

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menugaskan holding BUMN kluster pangan siap membuat ekosistem tepung telur, menyusul komitmen pembentukan industri telur olahan dalam negeri.

Tugas itu diungkapkan Ketua Holding BUMN Kluster Pangan Arief Prasetyo Adi terkait dengan inisiatif pembentukan industri telur olahan untuk menyudahi anjloknya harga telur akibat kelebihan pasokan di tengah pasar.

“Pak Menteri [BUMN] perintahnya kita perbaiki itu ekosistem mulai dari grower sampai ke customer itu mesti dibuat semacam cost looks begitulah,” kata Arief melalui sambungan telepon kepada Bisnis, Minggu (10/10/2021).

Erick, menurut Arief, ingin agar industri telur olahan itu memiliki target pasar atau pembeli yang jelas. Alasannya, tepung telur masih terbilang jarang dikonsumsi masyarakat Indonesia.

“Karena masalahnya sama, begitu dibuat tepung telur lalu tidak laku sama saja pasarnya siapa? Familiar gak, kalau kita dalam bentuk remah kita kasih air sedikit diaduk-aduk lalu digoreng, enak gak? Kan harus dibuat pasarnya,” kata dia.

Kendati demikian, dia mengatakan, rencana pembuatan industri telur olahan dalam negeri itu merupakan solusi jangka panjang. Artinya, masih terdapat sejumlah studi kelayakan yang mesti dikerjakan lebih awal untuk mulai merealisasikan komitmen jangka panjang tersebut.

Sebelumnya, Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Singgih Januratmoko menilai positif komitmen pemerintah untuk membangun industri telur olahan.

Komitmen itu bisa memanfaatkan momentum ketika harga telur peternak mengalami penurunan sigfinikan sejak kuartal I/2021.

“Kami sangat setuju, usulan kita industri tepung telur karena selama ini kita impor,” kata Singgih melalui pesan tertulis kepada Bisnis, Kamis (7/10/2021).

Malahan Singgih menuturkan, rencana pemerintah untuk membuat industri telur olahan itu berasal dari perhimpunannya. Sebelum rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi kemarin, Singgih menuturkan, dirinya sempat mengusulkan pembentukan industri telur olahan kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurutnya, keberadaan industri telur olahan itu bakal membantu menyerap kelebihan pasokan atau oversupply telur layer dan bibit ayam (days old chicken/DOC) ras broiler.

“Saya yang mengusulkan lewat pak Menko Airlangga, selain serapan telur lewat program pemerintah yang ada saat ini,” kata Singgih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telur BUMN erick thohir
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top