Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perketat Prokes, SMSM Jamin Produksi Komponen Otomotif Lancar

Guna menjaga produktivitas, SMSM menjaga stok raw material dalam posisi yang cukup untuk kebutuhan produksi. Selain itu oerseroan memiliki hubungan kerjasama jangka panjang yang baik dengan supplier-supplier raw material diantaranya POSCO yang juga merupakan JV partner perseroan di salah satu entitas asosiasi.
Ipak Ayu
Ipak Ayu - Bisnis.com 23 Juni 2021  |  06:05 WIB
Filter Sakura produk Selamat Sempurna.  - smsm.co.id
Filter Sakura produk Selamat Sempurna. - smsm.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen komponen otomotif, PT Selamat Sempurna Tbk. (SMSM) akan memperkuat penerapan protokol kesehatan dan berupaya agar seluruh karyawan di bagian produksi telah menerima vaksinasi.

Direktur Keuangan Selamat Sempurna Ang Andri Pribadi mengatakan hal itu menyusul kondisi terkini di mana kasus Covid-19 kembali meningkat. Meski demikian, sesuai dengan instruksi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sektor industri masih dimungkinkan beroperasi 100 persen.

"Karenanya strategi produksi yang dilakukan di pabrik SMSM masih sama dengan yang berjalan saat ini dengan penerapan protocol kesehatan yang lebih ketat lagi," katanya kepada Bisnis, Selasa (22/6/2021).

Sisi lain, guna menjaga produktivitas Andri menyebut saat ini stok raw material perseroan masih dalam posisi yang cukup untuk kebutuhan produksi. Selain itu oerseroan memiliki hubungan kerjasama jangka panjang yang baik dengan supplier-supplier raw material diantaranya POSCO yang juga merupakan JV partner perseroan di salah satu entitas asosiasi.

Andri menyebut perseroan telah melakukan antisipasi dari awal tahun terkait risiko stock material dengan melakukan pembelian raw material lebih tinggi dari kondisi normal. Namun, Andri enggan merinci target kinerja tahun ini.

"Untuk target laba bersih dan pendapatan tahun ini masih belum dapat kami sampaikan secara spesifik, tetapi kami optimis tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu," ujarnya.

Hal itu sesuai dengan indikasi pencapaian Laba Bersih yang naik 39 persen pada kuartal I/2021 dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

"Walaupun visibilitas pasar dalam beberapa bulan mendatang tetap terbatas, tetapi pemulihan terlihat sejak kuartal IV/2020 dan kuartal I/2021. Kami berharap pencapaian tahun ini dapat melampaui pencapaian 2019," katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur otomotif PPKM
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top