Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

QI/2021, Kinerja Kobexindo Tractors (KOBX) Didorong Batu Bara

Segmen penjualan alat berat membukukan pendapatan sebesar US$16,2 juta atau berkontribusi sebesar 72 persen terhadap pendapatan konsolidasi Perseroan.
Ipak Ayu
Ipak Ayu - Bisnis.com 07 Juni 2021  |  16:05 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan alat berat di pergudangan Kobexindo, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/8).  - JIBI/Dwi Prasetya
Petugas melakukan pemeriksaan alat berat di pergudangan Kobexindo, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/8). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Sepanjang kuartal I/2021, PT Kobexindo Tractors Tbk. (KOBX) penyedia alat berat terintegrasi berhasil membukukan pertumbuhan laba usaha US$1,96 juta, setelah tahun lalu tercatat rugi US$722,15.

Laba bersih komprehensif pun melonjak menjadi US$690,22 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, minus US$3,07juta.

Presiden Direktur Kobexindo Tractors Andry B. Limawan mengatakan melonjaknya harga batu bara sejak kuartal IV/2020 menjadi katalis positif pertumbuhan perseroan.

Andry menjelaskan pada tiga bulan pertama, Kobexindo berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 73 persen menjadi US$22,56 juta dibandingkan periode sama tahun lalu yakni US$13,01 juta.

"Pendapatan tersebut ditopang oleh empat segmen bisnis yang dimiliki Perseroan yakni Segmen Penjualan yakni alat berat pertambangan dan non tambang, Service, Suku Cadang dan Sewa yakni alat berat dan ruang perkantoran," katanya melalui siaran pers, Senin (7/6/2021).

Segmen penjualan alat berat membukukan pendapatan sebesar US$16,2 juta atau berkontribusi sebesar 72 persen terhadap pendapatan konsolidasi Perseroan atau kontributor utama pendapatan Perseroan.

Adapun segmen maintenance atau jasa perbaikan tercatat membukukan pendapatan sebesar US$1,67 juta, segmen ini berkontribusi 7 persen terhadap pendapatan konsolidasi Perseroan, kemudian segmen penjualan suku cadang sebesar US$3,3 juta setara kontribusi 15 persen dan terakhir segmen sewa sebesar US$1,36 juta atau setara kontribusi 6 persen terhadap pendapatan konsolidasi KOBX.

Adapun untuk memperkuat segmen alat berat pertambangan, Kobexindo melalui cucu perusahaan, PT Eurotruk Transindo telah resmi menjadi distributor truk berat Mercedes Benz AXOR.

Sementara untuk mendukung penjualan dan purna jual termasuk jasa perbaikan dan kesediaan suku cadang, Eurotruk telah membuka kantor cabang di Banjarmasin dan Samarinda, Kalimantan.

KOBX juga terus mengoptimalkan penjualan alat berat non tambang melalui produk-produk unggulan yang dimiliki seperti electric forklift Jungheinrich dan sweeper machine Hako. Bahkan sepanjang 2020 lalu, segmen non tambang ini berhasil tumbuh dan memberikan kontribusi positif ketika penjualan alat berat pertambangan melemah.

“KOBX akan terus mengoptimalkan peluang baik itu penjualan alat berat maupun ataupun jasa terkait pertambangan dan alat berat untuk pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham," ujar Andry.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alat berat pertambangan batu bara kobexindo
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top