Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Pandemi, OTP Maskapai Semestinya Lebih Baik

Maskapai penerbangan harus mengeluarkan investasi untuk menjaga tingkat Tingkat Ketepatan Waktu (On Time Performance/OTP) .
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 26 April 2021  |  20:59 WIB
Pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia bersiap melakukan penerbangan di Bandara internasional Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara akhir pekan lalu (8/1/2017). - Bisnis/Dedi Gunawan\n
Pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia bersiap melakukan penerbangan di Bandara internasional Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara akhir pekan lalu (8/1/2017). - Bisnis/Dedi Gunawan\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Tingkat Ketepatan Waktu (On Time Performance/OTP) maskapai semestinya bisa lebih baik selama pandemi Covid-19 karena susutnya jumlah operasi maskapai yang justru lebih mudah diatur.

Pemerhati penerbangan Gerry Soedjatman mengatakan kenaikan tingkat OTP Sriwijaya Air dan Nam Air tak lepas dari jumlah operasi yang lebih kecil dan lebih mudah dilakukan pengaturan slot.

"Justru kalau tahun lalu penumpang masih dibatasi. Justru pada cepet nyampai di bandara semua dan lainnya. Jadinya ya lebih gampang ngelola OTP-nya," ujarnya, Senin (26/4/2021).

Sementara untuk Wings Air dan Susi Air, kata Gerry, harus terbang ke lebih banyak bandara berkapasitas kecil sehingga sangat bergantung dengan faktor cuaca.

Dia juga menjelaskan sejumlah faktor terkait yang berpengaruh terhadap tingkat OTP maskapai adalah pengaturan slot dan kepatuhan kepada slot penerbangan yang telah ditetapkan. Selain itu,  OTP juga tergantung dari passenger handling, bandara, ketersediaan Ground Support Equipment (GSE), hingga pengaturan slot.

Menurutnya memang banyak investasi yang harus dilakukan oleh maskapai untuk menjaga tingkat OTP. Tetapi, kata dia, tingkat OTP maskapai tergolong sudah baik jika berada di atas 75 persen. Sebab sisanya pengaruh akibat cuaca dan kondisi - kondisi yang tak terduga.

"Angka diatas 80 persen udah bagus kok. Di atas itu cuma bonus aja," imbuhnya.

Di tengah pandemi ini, maskapai dinilainya juga harus bisa menyeimbangkan antara efisiensi dengan OTP. Dia mengatakan kalau maskapai ingin efisien, maka pesawatnya harus sering digunakan dan ground time di bandara harus diminimalisir.

"Kalau mau OTP tinggi, ya penggunaan pesawatnya dikurangin, dan ground time diperbesar. Tapi itu kan nambah biaya semua,"

Alhasil peningkatan OTP memang menjadi bergantung kepada kecakapan maskapai menyeimbangkan hal-hal tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maskapai penerbangan Covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top