Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos BI Beberkan 4 Langkah Strategis untuk Memperkuat Digitalisasi Bansos 4.0

Bank Indonesia menilai sistem penyaluran terus diperkuat untuk mencapai digitalisasi bansos 4.0.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 07 April 2021  |  12:24 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (18/8 - 2020), Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (18/8 - 2020), Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp206 triliun pada 2020 kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 secara elektronik.

Sejalan dengan perkembangannya, Bank Indonesia menilai sistem penyaluran terus diperkuat untuk mencapai digitalisasi bansos 4.0.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan lembaganya dengan Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, hingga penjual produk barang (merchant) bekerja sama demi mempercepat penyaluran melalui digital.

“Tentu, kita ingin lebih baik lagi. Dalam konteksi Digitalisasi bansos 4.0, bagaimana sistem digitalisasi ini lebih cepat, mudah, murah, dan andal,” katanya pada diskusi virtual, Rabu (7/4/2021).

Perry menjelaskan bahwa setidaknya adalah empat langkah yang ditempuh. Pertama, interkoneksi semakin diperkuat.

Pengiriman bantuan kini bisa melalui semua kanal pembayaran mulai dari dana yang disiapkan pemerintah ke perbankan hingga diterima masyarakat melalui gawai.

Kedua adalah aman. Penyaluran dana harus betul-betul seperti yang diinginkan pemerintah. Caranya, terang Perry, dengan dua otentifikasi yang bisa digunakan penerima manfaat.

Jika dulu akun penerima manfaat menggunakan kata sandi, kini bisa menggunakan biometrik baik itu sidik jari atau pemindai wajah.

Ketiga, perluasan saluran. Dulu bansos yang hanya bisa memakai kartu ATM, kini diperluas hingga gawai dan bahkan dapat dipindai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Terakhir, tempat atau outletnya diperluas. Kini menerima bansos tidak hanya dengan layanan keuangan tanpa kantor (laku pandai) tapi juga saluran lain.

“Kuncinya adalah sinergi. Sesuai instruksi Presiden, tentu BI mendukung melalui digitalisasi sistem pembayaran,” jelas Perry.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia bansos
Editor : Jaffry Prabu Prakoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top