Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Roslan P. Roslani memberikan anugerah kepada Presiden Joko Widodo sebagai 'Tokoh Pemerataan Pembangunan' di HUT Kadin ke-50 tahun, Senin (24/9/2018). - Bisnis/Amanda Kusumawardhani
Premium

Palagan Perebutan Tahta Ketua Umum Kadin Indonesia

19 Maret 2021 | 22:02 WIB
Jabatan Ketua Umum Kadin akan segera dikocok ulang. Rosan S. Roeslani yang terpilih di Bandung 5 tahun lalu sejatinya dirancang untuk periode 2015-2020.

Bisnis.com, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia masih belum menetapkan tanggal pasti musyawarah nasional (Munas). Meski begitu sejumlah pengurus daerah menyebutkan ajang yang salah satu agenda utamanya memilih ketua umum untuk 5 tahun ke depan itu akan diselenggarakan sebelum Juni 2021. 

Sejumlah pandangan menyebutkan Rosan S. Roeslani Ketua Umum Kadin Indonesia saat ini tidak akan berlaga ulang. Namanya tengah disodorkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke DPR RI menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Meja Duta Besar di negeri Paman Sam itu tengah kosong. Pengisi sebelumnya Muhammad Lutfi, telah dipanggil pulang oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Perdagangan sejak akhir Desember 2020 lalu. 

Tentu, jika peserta Munas menghendaki, Rosan dapat melanjutkan kursi Ketua Umum di Kadin Indonesia dengan melakukan pengelolaan jarak jauh. 

Saat nama Rosan bukan pilihan utama, koleganya yang sama-sama membesarkan konglomerasi Bakrie, Anindya Novyan Bakrie tengah gencar melakukan safari memenangkan hati pengurus daerah maupun ketua umum asosiasi dan Himpunan Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin Indonesia. Safari untuk menjadikan dirinya Ketua Umum Kadin 2021-2026.  

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top