Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pandemi Gerogoti Volume Lalu Lintas di Jalan Tol Trans-Sumatra

volume lalu lintas pada jalan tol Trans-Sumatra sepanjang 2020 hanya mencapai 146.925 kendaraan per hari. Angka itu merosot 4,9 persen dari realisasi 2019 di kisaran 154.495 kendaraan per hari.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 12 Maret 2021  |  15:00 WIB
Pandemi Gerogoti Volume Lalu Lintas di Jalan Tol Trans-Sumatra
Jalur Tol Trans Sumatra (ANT)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Jalan Tol menyatakan bahwa pandemi Covid—19 telah memukul volume lalu lintas  di jalan tol Trans-Sumatra sepanjang 2020. Namun, volume lalu lintas pada tahun ini dinilai akan menjadi titik balik, bahkan melebihi performa prapandemi.

Kepala BPJT Danang Parikesit mencatat volume lalu lintas pada jalan tol Trans-Sumatra sepanjang 2020 hanya mencapai 146.925 kendaraan per hari. Angka itu merosot 4,9 persen dari realisasi 2019 di kisaran 154.495 kendaraan per hari.

"Diharapkan seiring dengan pemulihan ekonomi pascapandemi Covid—19 pada tahun ini dapat semakin meningkatkan volume lalu lintas dan kelayakan proyek [jalan tol Trans-Sumatra]," katanya kepada Bisnis, Jumat (12/3/2021).

Adapun, Danang mendata volume lalu lintas jalan tol Trans-Sumatra selama 2 bulan pertama 2021 telah naik 10 persen dari realisasi 2020 menjadi 169.285 kendaraan per hari. Jalan tol Trans-Sumatra baru memiliki tujuh ruas yang beroperasi.

Ketujuh ruas tol tersebut adalah Belawan—Medan—Tanjung Morawa, Palembang—Indralaya, Medan—Binja, Medan—Kualanamu—Tebing Tinggi, Bakauheni—Teranggi Besar, Terbanggi Besar—Pematang Panggang—Kayu Agung, dan Kayu Agung—Palembang—Betung.

Danang berujar ruas Bakauheni—Terbanggi Besar memiliki volume lalu lintas tertinggi dibandingkan ruas lain atau mencapai 24.069 kendaraan per hari. Berdasarkan laman resmi BPJT, akan ada empat ruas jalan tol sepanjang 188,82 kilometer yang akan beroperasi pada 2021.

Keempat ruas tersebut adalah Medan—Binjai seksi 1 (Tanjung Mulia—Helvetia) sepanjang 6,27 kilometer, Kuala Tanjung—Tebing Tinggi—Parapat seksi 1—4 (Tebing Tinggi—Pematang Siantar) sepanjang 96,45 kilometer, Sigli—Banda Aceh seksi 3 (Jantho—Indrapuri), 5, dan 6 (Blang Bintang—Baitussalam) sepanjang 28,5 Kilometer, Pekanbaru—Padang seksi Pekanbaru—Bangkinang sepanjang 40 kilometer, dan Lubuk Linggau—Curup—Benkuu seksi 3 (Taba Penanjung—Bengkulu) sepanjang 17,6 kilometer.

"Dengan makin bertambahnya jaringan jalan tol yang tersambung di jalan tol Trans-Sumatra akan menambah konektivitas antarwilayah dan meningkatkan perkonomian daerah," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol trans-sumatra
Editor : Zufrizal
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top