Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi sisi udara di bandara.  - Dok. batam/airport.com
Lihat Foto
Premium

Garuda Indonesia vs Lion Air, Siapa Penguasa Udara saat Pandemi?

Garuda Indonesia dan Lion Air Group tetap bersaing secara sehat sepanjang 2020 kendati industri penerbangan sedang sakit akibat pandemi Covid-19, siapa yang jadi penguasa pasar?
Anitana Widya Puspa & Rio Sandy Pradana
Anitana Widya Puspa & Rio Sandy Pradana - Bisnis.com
10 Maret 2021 | 08:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Rivalitas Garuda Indonesia Group dan Lion Air Group tetap sengit kendati pandemi Covid-19 telah memporak-porandakan industri penerbangan yang telah menjadi medan perang mereka.

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lion Group ternyata berhasil mengungguli rival utamanya di ranah rute domestik sepanjang 2020 (lihat grafis). Perlu dipahami, selama pandemi rute internasional boleh dibilang mati suri karena hampir seluruh negara melakukan pembatasan perjalanan.

Dalam data tersebut terlihat bahwa maskapai di bawah komando Rusdi Kirana mencatat kinerja lebih baik, dilihat dari pangsa pasar dan jumlah penumpang yang sudah dilayani. Secara kumulatif, Lion Air, Batik Air, dan Wings Air berhasil mengangkut hingga 21,48 juta penumpang atau memiliki pangsa pasar hingga 60,6 persen.

Memang, secara tahunan (year-on-year) capaian tersebut anjlok hingga 46,2 persen. Namun, ini juga tidak buruk karena bisa dibilang Lion Group berhasil meyakinkan mayoritas penumpang angkutan udara selama pandemi untuk menggunakan layanan mereka.

Sementara, Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia hanya berhasil mengangkut penumpang sebanyak 10,04 juta orang dengan pangsa pasar sebanyak 28,3 persen. Pangsa pasar mereka justru menurun dibandingkan dengan realisasi 2019 yang sebesar 34,5 persen.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan penurunan pangsa pasar dan jumlah penumpang tersebut secara keseluruhan memang tak dapat dipungkiri sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Secara persentase penurunan pendapatan dan penumpang pada tahun lalu pernah mencapai titik terendahnya hingga ke level 90 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top